IHSG Cetak All Time High 8.570, Didukung Rebalancing MSCI dan Penguatan Rupiah: Ini Analisis Lengkapnya


#Tradingan – #JAKARTA – #Indeks #Harga #Saham #Gabungan (IHSG) #kembali #mencetak #sejarah #dengan #menutup #perdagangan Senin di level All Time High (ATH) terbaru, yakni 8.570,25, menguat 1,85% dibandingkan penutupan akhir pekan lalu. Lonjakan ini menegaskan optimisme pasar terhadap arah pergerakan bursa Indonesia di tengah sentimen global yang mulai stabil.

Baca juga: Nasdaq Anjlok 4.3% di November, Tertekan Aksi Jual Saham AI

Menurut analisis dari Phintraco Sekuritas, penguatan signifikan IHSG pada awal pekan ini tidak terlepas dari sentimen positif terkait rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang efektif berlaku setelah penutupan perdagangan hari ini. Rebalancing MSCI dikenal sebagai momentum masuknya aliran dana asing ke saham-saham terpilih yang masuk ke indeks global tersebut.

IHSG Cetak All Time High 8.570, Didukung Rebalancing MSCI dan Penguatan Rupiah: Ini Analisis Lengkapnya

Sebelumnya, seperti diberitakan IDNFinancials.com, terdapat dua saham Indonesia yang resmi masuk sebagai konstituen MSCI Global Standard Index, yaitu PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). Keduanya menjadi pusat perhatian investor asing dan domestik menjelang rebalancing.

Dari sisi makroekonomi, analis Phintraco menyoroti penguatan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS, yang bergerak positif seiring penguatan mayoritas mata uang Asia. Hal ini dipicu ekspektasi pasar terkait potensi penurunan suku bunga The Federal Reserve pada November (24/11). Sentimen ini menambah optimisme investor terhadap pasar Indonesia yang dianggap lebih menarik di tengah prospek pelonggaran kebijakan moneter global.

Baca juga: Saham Teknologi Melemah, Dow Jones Cetak Rekor Baru Usai Shutdown AS Berakhir

Secara teknikal, IHSG juga menunjukkan sinyal bullish. Indeks telah bergerak stabil di atas Moving Average 5 (MA5) dan berhasil keluar dari area konsolidasi. Indikator seperti MACD dan Stochastic RSI memperlihatkan peluang lanjutan penguatan, membuka potensi IHSG untuk menguji level psikologis 8.600 dalam waktu dekat.

Data perdagangan juga memperlihatkan masuknya dana asing ke saham-saham yang baru masuk MSCI. Saham BREN mencatatkan net foreign buy Rp544 miliar, sedangkan BRMS mencatatkan pembelian asing jauh lebih besar, yakni Rp1,19 triliun. Kedua saham tersebut juga menguat signifikan pada penutupan hari ini:

  • BREN naik 2,79% ke level Rp10.125 per lembar
  • BRMS naik 3,54% ke level Rp1.025 per lembar

Secara keseluruhan, nilai transaksi di seluruh pasar mencapai Rp45,66 triliun, dengan total volume perdagangan mencapai 51,6 miliar saham. Sebanyak 343 saham menguat, 297 saham melemah, dan 172 saham stagnan.

Baca juga: Pasar Saham AS Menguat di Tengah Optimisme Akhir Shutdown Pemerintah

Kenaikan IHSG ke rekor tertinggi ini semakin menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pasar saham yang paling resilien dan menarik di kawasan Asia, terutama di tengah dinamika ekonomi global dan arus rebalancing yang mendorong likuiditas baru ke pasar domestik.

4 Replies to “IHSG Cetak All Time High 8.570, Didukung Rebalancing MSCI dan Penguatan Rupiah: Ini Analisis Lengkapnya”

Tinggalkan Komentar

Bonus & Hadiah

Penawaran Terbaik

Copyright © 2025 Tradingan.com | Theme by Topoin.com, powered Aopok.com, Sponsor Topbisnisonline.com - Piool.com - Iklans.com.