Tradingan – #Co-founder #Ethereum, #Vitalik Buterin, #menyatakan #bahwa #jaringan #Ethereum #telah #berhasil #memecahkan #salah #satu masalah teknis terbesar dalam dunia kripto setelah lebih dari satu dekade pengembangan teknologi blockchain. Pernyataan ini disampaikan melalui unggahan di X (dulu Twitter), di mana ia menjelaskan bahwa arsitektur jaringan yang menggunakan kombinasi ZK-EVM dan PeerDAS kini mampu mencapai tiga tujuan utama sekaligus: desentralisasi, keamanan, dan throughput tinggi — yang selama ini dikenal sebagai Blockchain Trilemma.
Baca juga: Dividen Interim ADRO 2025: Nilai Rp 14.514 per Saham, Jadwal Pembayaran & Dampaknya bagi Investor

Masalah trilemma tersebut selama bertahun-tahun dianggap sebagai tantangan fundamental dalam teknologi blockchain. Jaringan Bitcoin, misalnya, mampu mempertahankan desentralisasi dan keamanan, tetapi throughput atau kemampuan memproses transaksi sangat terbatas. Sementara itu, solusi lain sering kali harus berkompromi antara tiga aspek itu. Namun, menurut Buterin, Ethereum kini dapat menjaga ketiganya sekaligus melalui inovasi teknis yang sudah dijalankan di jaringan utama (mainnet).
Baca juga: Manajemen Risiko Trading Saat News Berdampak Tinggi
Komponen utama dari pencapaian ini adalah integrasi ZK-EVM (Zero-Knowledge Ethereum Virtual Machine) yang memungkinkan eksekusi kode dengan bukti kriptografi efisien, sekaligus menggabungkannya dengan data availability sampling melalui teknologi PeerDAS yang sudah live di mainnet. Gabungan keduanya memungkinkan jaringan mempertahankan desentralisasi tanpa harus mengunduh keseluruhan data blok, serta memberikan kapasitas throughput yang jauh lebih tinggi dibanding sistem blockchain sebelumnya.
Meski begitu, Buterin juga menekankan bahwa masih ada pekerjaan besar yang harus dilakukan, terutama terkait keamanan lanjutan (provable security). Targetnya adalah mencapai standar keamanan yang lebih tinggi pada tahun-tahun mendatang agar kombinasi teknologi ini tidak hanya cepat dan desentralisasi, tetapi juga aman secara kriptografi.
Baca Juga: Mengelola Risiko pada Market dengan Spread dan Slippage Tinggi
Perjalanan panjang teknologi Ethereum dimulai sejak komit awal data availability sampling pada tahun 2015 hingga perkembangan ZK-EVM di awal 2020-an. Kini, dengan fitur-fitur baru yang telah berjalan atau sedang dalam tahap pengembangan lanjut, Ethereum dipandang oleh banyak pihak sebagai pionir dalam mengatasi blockchain trilemma, suatu pencapaian yang dianggap sebagai solusi atas tantangan teknis terbesar di dunia kripto.




[…] Baca juga: Ethereum Memecahkan Masalah Terbesar Kripto: Vitalik Buterin Ungkap Solusi Trilemma Blockchain […]