#Tradingan – #Grafik #harga #saham #American Express (AXP) hari ini untuk membantu #analisa #pasar sebelum memulai #investasi dan #trading saham American Express #AXP. American Express (AXP) adalah salah satu #perusahaan jasa #keuangan paling terkenal di #dunia, dikenal terutama #dengan #kartu #kredit dan kartu charge-nya. Perusahaan ini memiliki sejarah panjang yang dimulai pada abad ke-19 dan telah berevolusi dari layanan #pengiriman uang hingga menjadi #raksasa #keuangan global.
Baca juga: Harga Saham Blackstone (BX) Hari Ini
Chart Grafik Harga Saham American Express (AXP) Terkini
Bursa Investasi Saham American Express (AXP) Terpercaya
Awal Mula: Pendirian dan Bisnis Ekspres (1850–1890)

American Express didirikan pada 1850 di Buffalo, New York, oleh tiga pengusaha:
- Henry Wells (pendiri Wells Fargo)
- William Fargo (juga pendiri Wells Fargo)
- John Butterfield
Awalnya, perusahaan ini bergerak di bidang layanan pengiriman uang dan barang, bersaing dengan perusahaan seperti Wells Fargo dan Pony Express. Mereka mengirimkan surat, paket, dan uang dengan cepat menggunakan kereta api dan kereta kuda.
Pada 1882, American Express memperkenalkan Money Order (wesel pos), yang menjadi produk andalannya sebelum era kartu kredit.
Era Inovasi: Traveler’s Cheque dan Ekspansi (1891–1950)
Pada 1891, American Express menciptakan Traveler’s Cheque (cek perjalanan), sebuah terobosan besar dalam keamanan transaksi bagi pelancong. Produk ini sukses besar karena bisa diganti jika hilang atau dicuri.
Selama Perang Dunia I dan II, Traveler’s Cheque semakin populer di kalangan tentara dan wisatawan.
Masuk ke Dunia Kartu Pembayaran (1950–1980)
Pada 1958, American Express meluncurkan kartu charge pertamanya, berbeda dengan kartu kredit karena saldo harus dibayar penuh setiap bulan.
- 1966: Memperkenalkan American Express Gold Card.
- 1984: Meluncurkan American Express Platinum Card, menargetkan pelanggan premium.
American Express juga mulai membangun jaringan merchant global, bekerja sama dengan hotel, restoran, dan toko mewah.
Era Modern: Diversifikasi dan Tantangan (1980–Sekarang)
1. Ekspansi ke Layanan Keuangan Lain
- 1986: Membeli Investors Diversified Services (IDS), masuk ke manajemen aset.
- 2005: Memisahkan bisnis keuangan menjadi Ameriprise Financial.
- 2008: Selamat dari krisis finansial karena model bisnisnya yang berbasis charge (bukan kredit revoling).
2. Perkembangan Teknologi & Digitalisasi
- 1999: Bermitra dengan Costco untuk kartu co-brand, tetapi berakhir pada 2016.
- 2010-an: Memperkenalkan Amex Serve (dompet digital) dan Amex Express Checkout.
- 2016: Meluncurkan American Express Bluebird bersama Walmart.
- 2020-an: Fokus pada pembayaran digital, fintech, dan kartu premium (seperti Amex Centurion/Black Card).
3. Pesaing & Tantangan
American Express menghadapi persaingan ketat dari:
- Visa & Mastercard (yang lebih banyak diterima merchant).
- Fintech & Pembayaran Digital (PayPal, Apple Pay, dll).
Namun, Amex tetap unggul di segmen high-net-worth individuals (HNWI) dengan layanan eksklusif seperti lounge bandara dan rewards premium.
American Express Hari Ini
- NYSE: AXP (terdaftar di Bursa Saham New York).
- Jaringan Global: Diterima di lebih dari 160 negara.
- Produk Unggulan: Platinum Card, Gold Card, Delta SkyMiles, Membership Rewards.
- Revenue (2023): $60+ miliar.
Dari perusahaan pengiriman uang abad ke-19 hingga raksasa pembayaran digital, American Express telah beradaptasi dengan perubahan zaman. Fokusnya pada pelanggan premium dan inovasi layanan membuatnya tetap relevan di industri keuangan yang kompetitif.
Portofolio Keuangan, Pondasi Bisnis, dan Persaingan American Express (AXP)
American Express (AXP) adalah salah satu perusahaan pembayaran dan jasa keuangan terbesar di dunia. Berbeda dengan Visa dan Mastercard, Amex mengoperasikan model “closed-loop”, di mana ia bertindak sebagai jaringan pembayaran, penerbit kartu, dan processor transaksi.
1. Pondasi Bisnis American Express
Amex memiliki tiga pilar utama dalam model bisnisnya:
A. Kartu Charge & Kartu Kredit
- Kartu Charge: Harus dibayar penuh setiap bulan (contoh: Amex Platinum, Amex Gold).
- Kartu Kredit: Memiliki fasilitas revolving credit (contoh: Amex Blue Cash).
- Target Pasar: Konsumen premium & bisnis (high-spenders).
B. Jaringan Merchant (Penerima Pembayaran)
- Amex mengambil discount fee (2-3%) dari setiap transaksi, lebih tinggi daripada Visa/Mastercard (~1-2%).
- Lebih sedikit merchant yang menerima Amex karena biayanya yang tinggi, tetapi fokus pada bisnis premium (hotel, restoran mewah, penerbangan).
C. Pendapatan dari Fee & Bunga
- Annual fee: Kartu premium seperti Platinum ($695/tahun) dan Gold ($250/tahun).
- Bunga: Hanya pada kartu kredit (bukan charge card).
- Biaya transaksi: Interchange fee dari merchant.
2. Portofolio Keuangan & Sumber Pendapatan (2023)
| Kategori Pendapatan | Kontribusi (%) | Keterangan |
|---|---|---|
| Discount Revenue (Merchant Fees) | ~55% | Biaya transaksi dari merchant |
| Annual Fees & Layanan | ~20% | Pendapatan dari membership & kartu premium |
| Bunga (Interest Income) | ~15% | Dari kartu kredit (revolving balance) |
| Layanan Keuangan & Lainnya | ~10% | Travel, asuransi, investasi |
Total Pendapatan (2023): $60.5 miliar
Laba Bersih: $8.0 miliar
3. Keunggulan Kompetitif (Pondasi Bisnis)
A. Closed-Loop Network
- Mengontrol seluruh alur transaksi (issuer, network, acquirer).
- Data transaksi lengkap → analisis konsumen lebih baik.
B. Fokus pada Pelanggan Premium
- Kartu Amex identik dengan eksklusivitas (Platinum, Centurion/Black Card).
- Loyalty Program (Membership Rewards) sangat bernilai bagi high-spenders.
C. Layanan Eksklusif
- Airport Lounge (Centurion Lounge)
- Concierge Service & Travel Benefits
- Corporate Solutions (Kartu Bisnis)
Baca juga: Harga Saham McDonald’s (MCD) Hari Ini
4. Persaingan dengan Visa, Mastercard, & Fintech
A. Visa (V) & Mastercard (MA)
| Aspek | American Express | Visa/Mastercard |
|---|---|---|
| Model Bisnis | Closed-loop (issuer + network) | Open-loop (hanya jaringan) |
| Merchant Acceptance | Lebih terbatas (fee tinggi) | Diterima lebih luas |
| Target Pasar | Premium & bisnis | Mass market |
| Fee Structure | Lebih tinggi (~2-3%) | Lebih rendah (~1-2%) |
B. Fintech & Digital Payments (PayPal, Block, Apple Pay)
- PayPal & Apple Pay: Mengganggu dominasi Amex di pembayaran digital.
- Block (Square): Bersaing di segmen UKM dengan biaya rendah.
- Buy Now, Pay Later (BNPL): Ancaman untuk kartu kredit tradisional.
C. Kartu Co-Brand (Bank & Penerbangan)
- Amex unggul di co-brand travel (contoh: Delta SkyMiles, Marriott Bonvoy).
- Bank besar (Chase, Citi) bersaing dengan kartu rewards tinggi (contoh: Chase Sapphire).
5. Tantangan & Masa Depan AXP
A. Tantangan
- Tingkat penerimaan merchant masih di bawah Visa/Mastercard.
- Regulasi & biaya interchange yang terus diawasi pemerintah.
- Persaingan fintech yang menawarkan solusi lebih murah.
B. Strategi ke Depan
- Ekspansi ke pembayaran digital (Amex Pay, integrasi dengan Apple Pay/Google Pay).
- Memperluas ke segmen menengah (contoh: Amex Blue Cash Everyday).
- Memperkuat fintech & B2B solutions (contoh: Amex Business Platinum).
American Express memiliki pondasi bisnis yang kuat dengan fokus pada segmen premium, tetapi harus terus berinovasi menghadapi persaingan dari Visa/Mastercard dan fintech. Keunggulan utamanya terletak pada brand eksklusif, loyalty program, dan closed-loop network.
Tips Investasi & Trading Saham American Express (AXP)
American Express (NYSE: AXP) adalah salah satu saham keuangan yang menarik untuk investasi jangka panjang maupun trading. Berikut panduan lengkapnya:
1. Analisis Fundamental (Investasi Jangka Panjang)
✅ Kekuatan AXP untuk Investasi
🔹 Brand Kuat & Pelanggan Premium
- Kartu Amex (Platinum, Gold, Centurion) memiliki loyalitas tinggi di kalangan high-net-worth individuals (HNWI).
- Membership Rewards adalah salah satu program loyalty terbaik di industri.
🔹 Model Closed-Loop yang Menguntungkan
- Mengontrol seluruh alur transaksi (issuer, network, processor), sehingga margin lebih tinggi.
- Data transaksi lengkap → bisa menawarkan produk lebih personal.
🔹 Pertumbuhan Pendapatan yang Konsisten
- Revenue (2023): $60.5 miliar (+14% YoY).
- Net Income: $8.0 miliar.
- Dividend Yield: ~1.2% (pembayaran dividen konsisten sejak 1989).
⚠️ Risiko Investasi di AXP
- Ketergantungan pada Ekonomi Konsumen: Jika resesi, spending kartu kredit bisa turun.
- Persaingan dengan Visa/Mastercard & Fintech: Penerimaan merchant Amex masih lebih rendah.
- Suku Tinggi Bisa Tekan Permintaan Kartu Kredit.
📌 Strategi Investasi Jangka Panjang
✔ Buy & Hold: AXP cocok untuk portofolio dividen & growth.
✔ Akuisisi di Harga Diskonto: Cari entry point saat market correction atau sebelum earnings report.
✔ Diversifikasi dengan Saham Fintech Lain (V, MA, PYPL) untuk mitigasi risiko.
2. Analisis Teknikal & Trading AXP
📈 Pola Perdagangan & Level Penting (2024)
- Support Utama: $180–$190 (Zona demand kuat).
- Resistance: $220–$230 (All-time high area).
- Moving Averages:
- 50-day MA: Sinyal trend jangka menengah.
- 200-day MA: Support jangka panjang.
🎯 Strategi Trading AXP
A. Swing Trading (1–4 Minggu)
- Buy di Support: Saat AXP mendekati $190 dengan konfirmasi rebound.
- Sell di Resistance: Dekat $220 jika gagal breakout.
- Indikator: RSI (30–70), MACD crossover.
B. Breakout Trading
- Jika AXP tembus $230 dengan volume tinggi, bisa lanjut rally.
- Stop-loss di bawah $210 untuk manajemen risiko.
C. Earnings Play
- AXP biasanya volatile saat earnings (Jan, Apr, Jul, Okt).
- Strategi Straddle: Beli call & put jika prediksi high volatility.
3. Faktor Makro yang Mempengaruhi AXP
- Suku Bunga The Fed: Naik → biaya pinjaman naik → potensi penurunan spending kartu kredit.
- Ekonomi AS & Konsumsi: Jika kuat → transaksi Amex meningkat.
- Regulasi Kartu Kredit: Perubahan kebijakan interchange fee bisa pengaruhi pendapatan.
Baca juga: Harga Saham Citigroup (C) Hari Ini
4. Kesimpulan: Investasi vs Trading AXP
| Parameter | Investasi (Long-Term) | Trading (Short-Term) |
|---|---|---|
| Timeframe | 3–10+ tahun | Beberapa hari–bulan |
| Strategi | Beli & tahan, reinvest dividen | Swing trade, breakout, earnings play |
| Indikator | Fundamental (P/E, growth) | Teknikal (RSI, MACD, support/resistance) |
| Risiko | Rendah–sedang | Tinggi (volatilitas) |
📌 Rekomendasi Akhir
- Untuk Investor: AXP cocok untuk portofolio finansial jangka panjang.
- Untuk Trader: Manfaatkan volatilitas di sekitar support/resistance & earnings.
- Hindari FOMO: Jangan beli di harga tinggi tanpa analisis.
🚀 Disclaimer: Lakukan riset sendiri atau konsultasi dengan financial advisor sebelum investasi/trading.**
- Analisis Time-Based Breakout: Breakout Berdasarkan Jam, Bukan Pola
- Mengidentifikasi Area Low Resistance Zone dalam Trading: Cara Menemukan Jalur Termudah Pergerakan Harga
- Menggunakan Candle Close Logic daripada Wick Logic dalam Trading
- Price Delivery Speed: Mengukur Kekuatan Buyer vs Seller dalam Trading
- Cara Membaca “Compressed Range” Sebelum Market Meledak




[…] Baca Juga: American Express (AXP) […]
[…] Baca Juga: American Express (AXP) […]
[…] Baca juga: Harga Saham American Express (AXP) Hari Ini […]
[…] Baca juga: Harga Saham American Express (AXP) Hari Ini […]
[…] American Express: Bersaing di segmen premium dan kartu bayaran tinggi. Amex memiliki basis pelanggan yang loyal dan merek yang kuat untuk pengeluaran bisnis dan travel. […]