Tradingan – #Saham #Amazon.com Inc. (#NASDAQ: AMZN) #diperkirakan akan #mengalami 3pergerakan #signifikan #setelah #perusahaan #merilis #laporan #laba #pada 30 Juli usai penutupan #perdagangan. Berdasarkan data pasar opsi yang dihimpun Bloomberg, pergerakan harga saham Amazon diproyeksikan mencapai sekitar 6,4% setelah pengumuman kinerja keuangan tersebut.

Baca: BitMEX Resmi Tutup Operasional September 2026, Pengguna Diminta Segera Tarik Dana dan Tutup Posisi
Perkiraan tersebut menjadi perhatian para investor karena saham Amazon dalam beberapa kuartal terakhir kerap mencatat pergerakan yang melampaui ekspektasi pasar yang tercermin dari data opsi.
Riwayat Pergerakan Saham Amazon Setelah Laporan Laba
Dalam delapan laporan keuangan terakhir, saham Amazon tercatat berhasil melampaui pergerakan yang diperkirakan pasar pada enam kesempatan. Hal ini menunjukkan bahwa volatilitas saham perusahaan teknologi raksasa tersebut sering kali lebih besar dibandingkan estimasi awal.
Pada laporan laba yang dirilis pada April, saham Amazon melonjak 6,1%, lebih tinggi dibandingkan estimasi pergerakan sebesar 4,0%.
Sementara itu, pada Februari, saham justru mengalami penurunan tajam hingga 13,5%, jauh lebih besar daripada proyeksi pasar yang berada di angka 6,4%.
Kinerja Amazon dalam Beberapa Kuartal Terakhir
Baca: Prediksi Citi: Pertemuan Bank of Japan Berpotensi Dorong USD/JPY Tembus 165, Yen Jepang Tertekan
Berikut riwayat pergerakan saham Amazon setelah pengumuman laporan keuangan:
- Oktober 2025: Naik 12,1%, dibandingkan pergerakan tersirat 6,3%.
- Juli 2025: Turun 5,9%, sementara estimasi pasar 5,3%.
- Mei 2025: Menguat 5,2%, dengan proyeksi 6,6%.
- Februari 2025: Melemah 3,3%, dibanding estimasi 6,5%.
- Oktober 2024: Naik 7,2%, lebih tinggi dari estimasi 5,9%.
- Agustus 2024: Turun 7,2%, hampir sejalan dengan proyeksi 7,1%.
Data historis tersebut memperlihatkan bahwa reaksi pasar terhadap laporan keuangan Amazon sering kali menghasilkan fluktuasi harga yang cukup tajam, baik ke arah kenaikan maupun penurunan.
Investor Menanti Laporan Laba Amazon
Laporan keuangan Amazon yang akan diumumkan pada 30 Juli menjadi salah satu agenda penting yang dinantikan pelaku pasar global. Selain mencermati pendapatan dan laba bersih perusahaan, investor juga akan memperhatikan prospek bisnis Amazon, termasuk perkembangan divisi Amazon Web Services (AWS), bisnis e-commerce, serta strategi perusahaan dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Dengan proyeksi pergerakan sebesar 6,4%, saham Amazon diperkirakan akan kembali menjadi salah satu saham teknologi yang paling aktif diperdagangkan setelah laporan keuangan dirilis.
Baca: Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp2.635.000 per Gram, Buyback Melonjak Rp14.000
Saat artikel ini disusun, saham Amazon.com Inc. (NASDAQ: AMZN) diperdagangkan di kisaran US$232,68, atau turun sekitar 4,97% pada sesi perdagangan terakhir.
