OJK Minta Emiten Transparan soal Kinerja dan Prospek Bisnis di Public Expose Live 2026


Tradingan – #Otoritas #Jasa #Keuangan (OJK) mendorong seluruh #perusahaan #tercatat atau #emiten untuk semakin terbuka dalam menyampaikan #informasi mengenai #kinerja #keuangan, strategi bisnis, hingga #prospek #usaha kepada #investor dan #masyarakat.

Dorongan tersebut disampaikan dalam pembukaan Public Expose Live 2026, Senin, 7 September 2026. Forum ini menjadi salah satu sarana bagi emiten untuk memaparkan kondisi perusahaan secara langsung kepada investor, calon investor, dan publik.

OJK Minta Emiten Transparan soal Kinerja dan Prospek Bisnis di Public Expose Live 2026
OJK Minta Emiten Transparan soal Kinerja dan Prospek Bisnis di Public Expose Live 2026

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hasan Fawzi, menegaskan bahwa Public Expose Live tidak seharusnya hanya dipandang sebagai agenda rutin atau kegiatan seremonial tahunan.

Menurutnya, forum tersebut merupakan bagian dari langkah nyata dalam memperkuat penerapan prinsip keterbukaan informasi sekaligus mendukung percepatan reformasi integritas pasar modal Indonesia.

baca: Cadangan Devisa RI Naik ke USD146,5 Miliar pada Agustus 2026, Ekonomi Indonesia Makin Kuat

Setiap perusahaan tercatat diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan informasi yang akurat, relevan, berimbang, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Keterbukaan Informasi Bukan Sekadar Formalitas

OJK menilai paparan mengenai kondisi keuangan, perkembangan bisnis, strategi perusahaan, hingga prospek usaha merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan investor.

Karena itu, emiten diminta tidak menjadikan kewajiban keterbukaan informasi sebagai sekadar formalitas administratif.

Informasi yang disampaikan kepada publik memiliki peran penting dalam membantu investor memahami kondisi fundamental suatu perusahaan. Investor tidak hanya membutuhkan informasi mengenai capaian kinerja masa lalu, tetapi juga memerlukan gambaran mengenai arah bisnis, strategi pertumbuhan, peluang, serta berbagai tantangan yang berpotensi dihadapi perusahaan ke depan.

Hasan berharap perusahaan tercatat dapat terus menjaga kualitas keterbukaan informasi, terutama dari sisi ketepatan waktu, akurasi, relevansi, dan keseimbangan informasi yang disampaikan.

Transparansi yang baik dinilai dapat membantu memperkuat hubungan jangka panjang antara perusahaan dengan investor.

Public Expose Live Jadi Ruang Dialog Emiten dan Investor

Public Expose Live 2026 menjadi wadah bagi investor untuk memperoleh penjelasan langsung dari manajemen perusahaan tercatat.

Dalam forum ini, investor dapat menggali lebih jauh mengenai perkembangan kinerja perusahaan, strategi bisnis, rencana ekspansi, prospek pertumbuhan, hingga risiko dan tantangan yang dihadapi masing-masing emiten.

Pada penyelenggaraan tahun 2026, sebanyak 45 perusahaan tercatat dijadwalkan menyampaikan paparan secara virtual. Kegiatan berlangsung selama lima hari, mulai 7 hingga 11 September 2026, sebagai bagian dari rangkaian peringatan 49 tahun Pasar Modal Indonesia.

Baca: Laba Semen Indonesia (SMGR) Melonjak 471% Jadi Rp228 Miliar, Saham Bergerak Fluktuatif

Format penyelenggaraan secara virtual juga diharapkan dapat memperluas akses masyarakat dan investor dari berbagai daerah untuk mengikuti perkembangan perusahaan-perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Dengan adanya akses yang lebih luas, investor tidak hanya mengandalkan laporan keuangan atau informasi tertulis, tetapi juga dapat memperoleh penjelasan langsung mengenai strategi dan pandangan manajemen terhadap perkembangan bisnis perusahaan.

Investor Diminta Aktif Menggali Informasi

Selain meminta emiten lebih transparan, OJK juga mengajak investor dan calon investor untuk aktif memanfaatkan Public Expose Live 2026 sebagai sumber informasi dalam memahami perusahaan tercatat.

Partisipasi aktif investor dinilai penting untuk memperkuat budaya investasi yang berbasis pada analisis dan informasi.

Investor diharapkan dapat menggunakan berbagai informasi yang diperoleh untuk melakukan kajian terhadap kondisi perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi.

Dalam perkembangan pasar modal Indonesia, jumlah investor juga terus mengalami pertumbuhan. Data OJK pada akhir Juli 2026 menunjukkan jumlah investor pasar modal telah mencapai sekitar 30,06 juta, setelah bertambah sekitar 1,10 juta investor dalam satu bulan. Pertumbuhan tersebut memperlihatkan semakin luasnya partisipasi masyarakat dalam pasar keuangan nasional.

Dengan basis investor yang terus berkembang, kebutuhan terhadap informasi yang akurat dan mudah diakses menjadi semakin penting.

Transparansi Dinilai Perkuat Kepercayaan Pasar

Keterbukaan informasi menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga integritas pasar modal.

Semakin transparan suatu perusahaan dalam menyampaikan informasi material mengenai kondisi bisnis dan prospeknya, semakin besar pula peluang investor untuk mengambil keputusan berdasarkan informasi yang lebih memadai.

Sebaliknya, informasi yang terlambat, tidak lengkap, atau tidak berimbang dapat meningkatkan risiko kesalahpahaman dan berpotensi mengganggu kepercayaan investor.

Karena itu, OJK berharap seluruh perusahaan tercatat dapat menjadikan Public Expose Live sebagai sarana membangun komunikasi yang berkelanjutan dengan investor.

Forum tersebut tidak hanya menjadi tempat penyampaian laporan kinerja, tetapi juga menjadi ruang untuk menjelaskan arah dan strategi perusahaan dalam menghadapi dinamika ekonomi serta perubahan kondisi industri.

Public Expose Live Diharapkan Perkuat Integritas Pasar Modal

Penyelenggaraan Public Expose Live 2026 diharapkan memberikan manfaat lebih luas bagi perkembangan pasar modal Indonesia.

Melalui peningkatan transparansi, akses informasi, dan komunikasi antara emiten dengan investor, kepercayaan terhadap pasar modal nasional diharapkan semakin kuat.

OJK menekankan bahwa keterbukaan informasi yang akurat, tepat waktu, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan harus menjadi bagian dari budaya perusahaan tercatat.

Baca: DeFi Development Siapkan Dana US$20 Juta, Saham CHAD Tawarkan Dividen 13% untuk Tambah Koleksi Solana

Bagi investor, forum Public Expose Live dapat menjadi kesempatan untuk memperdalam pemahaman mengenai kondisi dan prospek emiten. Sementara bagi perusahaan, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun kredibilitas serta menjaga hubungan jangka panjang dengan pemegang saham dan masyarakat.

Dengan demikian, Public Expose Live 2026 tidak hanya menjadi agenda tahunan pasar modal, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat transparansi, integritas, dan kepercayaan investor terhadap industri pasar modal Indonesia.

Tinggalkan Komentar

Copyright © 2025 Tradingan.com | Theme by Topoin.com, powered Aopok.com, Sponsor Topbisnisonline.com - Piool.com - Iklans.com.

Eksplorasi konten lain dari Tradingan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca