BitMEX Resmi Tutup Operasional September 2026, Pengguna Diminta Segera Tarik Dana dan Tutup Posisi


Tradingan – #Dunia #asetdigital #kembali #dikejutkan #dengan #keputusan #salah #satu #bursakripto legendaris, BitMEX, yang mengumumkan akan menghentikan seluruh operasionalnya pada 23 September 2026. Pengumuman ini sekaligus menandai berakhirnya perjalanan salah satu pelopor perdagangan derivatif kripto yang telah beroperasi selama lebih dari satu dekade.

BitMEX Resmi Tutup Operasional September 2026 Pengguna Diminta Segera Tarik Dana dan Tutup Posisi
BitMEX Resmi Tutup Operasional September 2026, Pengguna Diminta Segera Tarik Dana dan Tutup Posisi

Baca: Prediksi Citi: Pertemuan Bank of Japan Berpotensi Dorong USD/JPY Tembus 165, Yen Jepang Tertekan

Manajemen BitMEX menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melakukan evaluasi strategis terhadap kondisi perusahaan serta perkembangan industri kripto secara keseluruhan. Meski demikian, perusahaan tidak menjelaskan secara rinci alasan utama di balik penghentian layanan tersebut.

Pengguna Diminta Menutup Posisi dan Menarik Dana

BitMEX mengimbau seluruh penggunanya agar segera menutup seluruh posisi perdagangan yang masih aktif dan menarik seluruh aset yang tersimpan di platform sebelum batas waktu penutupan.

Perusahaan juga telah menghentikan pendaftaran akun baru sejak pengumuman tersebut dirilis. Setelah periode transisi berakhir, seluruh layanan perdagangan akan dihentikan secara permanen sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Pernah Menjadi Raksasa Bursa Derivatif Kripto

Didirikan pada 2014 oleh Arthur Hayes, Ben Delo, dan Samuel Reed, BitMEX pernah menjadi salah satu nama terbesar dalam industri cryptocurrency. Bursa ini dikenal sebagai pelopor kontrak perpetual (perpetual swap) yang kemudian diadopsi oleh banyak platform perdagangan kripto lainnya.

Pada masa kejayaannya, BitMEX menjadi tujuan utama para trader profesional karena menawarkan leverage tinggi, likuiditas besar, serta berbagai instrumen derivatif Bitcoin dan aset kripto lainnya.

Baca: Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp2.635.000 per Gram, Buyback Melonjak Rp14.000

Persaingan Industri Semakin Ketat

Sejumlah analis menilai penutupan BitMEX mencerminkan semakin ketatnya persaingan di industri bursa aset digital. Dalam beberapa tahun terakhir, dominasi pasar beralih ke sejumlah exchange besar yang menawarkan layanan lebih lengkap, biaya kompetitif, serta ekosistem yang lebih luas.

Data dari Kaiko menunjukkan pangsa pasar BitMEX kini berada di bawah 0,01 persen dengan volume perdagangan harian sekitar US$400 ribu. Karena itu, penutupan platform ini diperkirakan tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap pasar kripto secara keseluruhan.

Pernah Tersandung Kasus Hukum

Perjalanan BitMEX juga tidak lepas dari berbagai persoalan hukum. Pendiri perusahaan pernah menghadapi tuntutan terkait pelanggaran aturan anti pencucian uang (AML) dan program Know Your Customer (KYC) di Amerika Serikat.

Kasus tersebut sempat menjadi sorotan dunia sebelum akhirnya para pendiri memperoleh penyelesaian hukum atas perkara tersebut.

Pengguna Diminta Tidak Menunda Penarikan Aset

Baca: 10 Broker Kripto Terbaik di Indonesia Tahun 2026, Aman dan Terpercaya

Dengan semakin dekatnya jadwal penghentian layanan, seluruh pengguna BitMEX disarankan segera memindahkan aset mereka ke dompet pribadi maupun ke bursa lain yang masih beroperasi.

Langkah ini penting untuk menghindari kendala saat proses penghentian layanan memasuki tahap akhir, sekaligus memastikan seluruh aset digital tetap dapat diakses dengan aman sebelum BitMEX resmi menghentikan operasionalnya pada September 2026.

One Reply to “BitMEX Resmi Tutup Operasional September 2026, Pengguna Diminta Segera Tarik Dana dan Tutup Posisi”

Tinggalkan Komentar

Copyright © 2025 Tradingan.com | Theme by Topoin.com, powered Aopok.com, Sponsor Topbisnisonline.com - Piool.com - Iklans.com.

Eksplorasi konten lain dari Tradingan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca