Tradingan – #Data #on-chain dari #CryptoQuant #melaporkan #pergerakan #luar #biasa #lebih #dari 23,56 triliun token SHIB dalam kurun 24 jam. Angka yang fantastis ini tentu memantik kecurigaan: apakah ini tanda reorganisasi besar-besaran oleh pemegang besar (whales) atau tekanan jual masif yang belum pernah terjadi sebelumnya?
Namun, penjelasan yang lebih masuk akal adalah adanya kemungkinan kesalahan pelacakan (tracking error) atau anomali data. Kesimpulan ini didukung oleh analisis mendetail terhadap pergerakan harga dan kondisi pasar yang tidak menunjukkan tanda-tanda kejadian ekstrem.

Pergerakan Harga SHIB yang Masih Normal
Dari sisi fundamental, pergerakan harga SHIB tampak rutin tanpa indikasi volatilitas tidak wajar atau guncangan likuiditas. Aset kripto ini masih terkungkup di bawah semua rata-rata bergerak (moving average) utama. Jika triliunan token benar-benar masuk ke pasar, biasanya akan terlihat spread yang melebar, pola candle yang ekstrem, atau setidaknya reaksi likuiditas yang jelas. Faktanya, volume perdagangan tetap biasa saja dan harga bahkan tidak bereaksi signifikan. Jelas, pasar tidak sedang mempertimbangkan adanya pasokan jual dalam skala triliunan token.
Melacak Metrik Exchange: Lonjakan atau Kesalahan Data?
Ketika melihat metrik exchange, memang terlihat lonjakan pada inflow (aliran masuk) dan outflow (aliran keluar). Angka di atas kertas terlihat masif: inflow 24,4 triliun SHIB dan outflow 25,2 triliun SHIB. Namun, grafik menunjukkan lonjakan vertikal yang tidak wajar. Pola ini lebih mengarah pada kesalahan API, peristiwa konsolidasi (consolidation events), atau perhitungan ganda, dibandingkan transaksi riil yang digerakkan oleh pasar.
Baca juga: XRP ETF: Tren Baru Investasi Kripto 2025, Regulasi, Dampak Pasar, dan Peluang Altcoin
Reorganisasi Internal, Bukan Aksi Jual Panik
Dalam banyak kasus, ketika inflow dan outflow menunjukkan nilai ekstrem secara bersamaan, hal itu lebih sering mengindikasikan reorganisasi internal wallet atau masalah klasifikasi data, bukan aksi jual panik. Cadangan di exchange (exchange reserves) tidak banyak berubah, dan alamat aktif juga statis. Tidak ada bukti kuat bahwa puluhan triliun token telah didump atau ditarik dengan cara yang memengaruhi penemuan harga.
Angka Outlier yang Perlu Konfirmasi
Sampai adanya konfirmasi dari berbagai sumber analitik lainnya, angka 23,56 triliun SHIB yang bergerak dalam 24 jam tersebut sebaiknya dipandang sebagai statistik outlier atau pencilan. Kejadian ini kemungkinan besar bukan mencerminkan perubahan signifikan dalam struktur pasar Shiba Inu, melainkan hasil dari reorganisasi teknis, bug indeks, atau pelaporan nilai on-chain yang tidak akurat.
Baca juga: KuCoin Raih Lisensi MiCAR di Austria, Mantapkan Ekspansi Kepatuhan di Pasar Kripto Eropa




[…] Baca Juga: Misteri Perpindahan 23,56 Triliun SHIB dalam Sehari: Analisis Anomali Data atau Aksi Whales? […]
[…] Baca Juga: Misteri Perpindahan 23,56 Triliun SHIB dalam Sehari: Analisis Anomali Data atau Aksi Whales? […]
[…] Baca juga: Misteri Perpindahan 23,56 Triliun SHIB dalam Sehari: Analisis Anomali Data atau Aksi Whales? […]
[…] Baca juga: Misteri Perpindahan 23,56 Triliun SHIB dalam Sehari: Analisis Anomali Data atau Aksi Whales? […]
[…] Baca juga: Misteri Perpindahan 23,56 Triliun SHIB dalam Sehari: Analisis Anomali Data atau Aksi Whales? […]