Strategi Investasi Saham 2026 Saat Rupiah Berfluktuasi: Bos BRI Rekomendasikan BBRI untuk Jangka Panjang


Tradingan – #Di #tengah #dinamika #ekonomi #global dan #fluktuasi #nilai #tukar #rupiah #yang #masih #berlangsung, #mencari #strategi investasi yang tepat tetap menjadi fokus utama para investor. Kondisi pasar yang penuh ketidakpastian menuntut pelaku pasar untuk lebih selektif dalam memilih instrumen investasi, khususnya di pasar saham.

Baca juga: Prediksi Harga Ethereum Terbaru: Target US$3.430 Makin Kuat, Altcoin Season Menanti Saat Dominasi Bitcoin Melemah

Strategi Investasi Saham 2026 Saat Rupiah Berfluktuasi: Bos BRI Rekomendasikan BBRI untuk Jangka Panjang

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, Hery Gunardi, membagikan pandangannya mengenai strategi investasi yang dinilai relevan di tengah gejolak pasar saat ini. Menurutnya, investor tidak seharusnya hanya terpaku pada pergerakan harga saham harian, tetapi juga wajib memperhatikan fundamental dan kinerja jangka panjang perusahaan.

Hery menegaskan bahwa kualitas sebuah saham tidak bisa diukur hanya dari tekanan harga jangka pendek. Dalam kondisi pasar yang volatil, justru saham-saham dengan fundamental kuat dan kinerja stabil menjadi pilihan menarik untuk investasi jangka panjang.

Salah satu contoh yang ia soroti adalah saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk dengan kode BBRI. Meski harga saham BBRI masih berada dalam tekanan, Hery menilai fundamental perseroan tetap solid dan layak dilirik investor jangka panjang.

baca juga: Harga CPO dan TBS Sawit 30 April 2026 Menguat, Industri Sawit Indonesia Tetap Stabil dan Prospektif

Berdasarkan perdagangan Bursa Efek Indonesia pada Kamis (30/4/2026) pukul 11.30 WIB, harga saham BBRI berada di kisaran Rp3.000–Rp3.010 per saham, turun sekitar 2% dari penutupan sebelumnya. Level ini bahkan menjadi salah satu titik terendah saham BBRI dalam lima tahun terakhir.

Meski demikian, tekanan harga tersebut tidak serta-merta mencerminkan pelemahan bisnis perseroan. Hery justru melihat kondisi ini sebagai peluang bagi investor yang berorientasi jangka panjang.

“Kalau ingin melakukan investasi jangka panjang, misalnya 5 sampai 20 tahun, belilah saham-saham blue chip yang fundamentalnya bagus, seperti BBRI,” ujar Hery dalam paparan kinerja BRI, Kamis (30/4/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa saham blue chip seperti BBRI tetap menarik untuk dikoleksi, terutama bagi investor yang mengincar kestabilan dan potensi imbal hasil konsisten dalam jangka panjang.

Daya tarik utama BBRI bukan hanya terletak pada statusnya sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, tetapi juga pada konsistensinya dalam membagikan dividen besar kepada pemegang saham.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026, BBRI menetapkan total dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp52,1 triliun atau setara Rp346 per saham. Jumlah tersebut setara dengan 91,19% dari total laba bersih perseroan, sekaligus menegaskan komitmen BRI dalam memberikan nilai tambah optimal kepada investor.

Konsistensi BBRI dalam membagikan dividen juga menjadi salah satu alasan kuat mengapa saham ini kerap disebut sebagai pilihan ideal bagi investor jangka panjang. Sejak 2021, rasio pembagian dividen atau dividend payout ratio BBRI konsisten berada di atas 80%, menunjukkan kemampuan perseroan menjaga profitabilitas sekaligus memberikan return menarik kepada pemegang saham.

Menurut Hery, potensi imbal hasil BBRI bahkan bisa mencapai 10% hingga 11% per tahun jika dihitung dari kombinasi dividen dan potensi apresiasi jangka panjang.

“Jadi paling tidak BBRI bisa memberikan antara 10%-11% return per tahun. Mau cari di mana investasi sebesar itu? Deposito saja mungkin hanya 7%,” ujarnya.

Pernyataan ini menjadi sorotan karena menunjukkan keunggulan saham dividen seperti BBRI dibandingkan instrumen konservatif seperti deposito. Di saat suku bunga deposito cenderung terbatas, saham blue chip dengan fundamental kuat justru menawarkan peluang return yang lebih kompetitif.

Baca juga: 5 Altcoin Potensial Mei 2026

Bagi investor yang tengah mencari strategi investasi di tahun 2026, pendekatan yang disampaikan Hery Gunardi menjadi pengingat penting bahwa investasi terbaik bukan sekadar membeli saham yang sedang naik, tetapi memilih perusahaan berkualitas yang memiliki fundamental kokoh, laba konsisten, dan rekam jejak dividen yang kuat.

Di tengah gejolak global, saham blue chip seperti BBRI tetap menjadi pilihan menarik bagi investor yang ingin membangun kekayaan secara stabil dalam jangka panjang.

Tinggalkan Komentar

Copyright © 2025 Tradingan.com | Theme by Topoin.com, powered Aopok.com, Sponsor Topbisnisonline.com - Piool.com - Iklans.com.