Tradingan – #Perdagangan #stablecoin di #Korea #Selatan #mencatat #lonjakan #signifikan, #meningkat 62% di #tengah #pelemahan #mata #uang# won #terhadap #dolar AS. Data terbaru menunjukkan aktivitas transaksi stablecoin, terutama Tether (USDT), melonjak tajam di bursa aset kripto utama Korea saat nilai tukar USD/KRW menembus level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
Baca juga: Cathie Wood’s ARK Invest Tambah Posisi Coinbase, Circle & Bullish Saat Pasar Kripto Turun

Menurut data yang dikumpulkan dari lima bursa kripto berbasis won, volume perdagangan USDT mencapai sekitar 378,2 miliar won (setara ~$261 juta) ketika nilai tukar dolar AS menembus lebih dari 1.480 won per dolar. Lonjakan ini dipicu oleh tekanan mata uang yang berkepanjangan, ditambah dengan strategi agresif dari bursa kripto untuk menarik minat trader pada stablecoin.
Bursa-bursa besar seperti Korbit, Coinone, Upbit, dan Bithumb meluncurkan kampanye promosi stablecoin, termasuk USDC dan USDe, dengan insentif berupa penghapusan biaya transaksi, hadiah token, dan kompetisi perdagangan untuk meningkatkan volume trader di tengah pasar kripto yang lesu.
Baca juga: Struktur Market Bertingkat (Nested Structure) dalam Smart Money Concept
📌 Penyebab Lonjakan Perdagangan Stablecoin
- Pelemahan Won terhadap Dolar AS
Nilai tukar won Korea mengalami tekanan signifikan, memicu minat terhadap stablecoin yang dipatok dolar sebagai alat lindung nilai nilai aset. - Kampanye Promosi Bursa Kripto
Bursa memperkenalkan kampanye promosi untuk mendongkrak volume perdagangan dengan stablecoin melalui insentif biaya rendah dan hadiah bagi pengguna aktif. - Ketidakpastian Pasar Kripto Global
Penurunan minat pada aset kripto bergejolak mendorong trader beralih ke stablecoin yang menawarkan stabilitas nilai relatif terhadap dolar AS.
🏦 Kebijakan Perbankan dan Nilai Tukar
Sebagai respons terhadap tekanan nilai tukar, bank-bank besar Korea memotong suku bunga simpanan dolar mereka hampir mendekati nol atas tekanan pemerintah untuk menstabilkan won. Shinhan Bank menurunkan tingkat bunga tahunan dari 1,5% menjadi 0,1%, sementara Hana Bank mengurangi dari 2% menjadi 0,05% pada produk akun mata uang asing tertentu.
Baca Juga: Mengenali “Clean Chart Move” vs “Manipulated Move” dalam Trading
📉 Dampak Ekonomi Lain
Lonjakan stablecoin juga mencerminkan dampak pelemahan ekonomi yang lebih luas. Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Korea sebagian melambat, dan angka ekspor turun pada kuartal terakhir dibandingkan tahun sebelumnya, memperkuat kekhawatiran atas stabilitas ekonomi jangka pendek.




[…] Baca juga: Lonjakan Perdagangan Stablecoin di Korea Meningkat 62% karena Dolar Menguat Terhadap Won […]