IHSG Anjlok 3,38% ke 7.129 pada 24 April 2026, Semua Sektor Melemah Tajam


Tradingan – #Pergerakan #Indeks #Harga #Saham #Gabungan (IHSG) #mengalami #tekanan #hebat #hingga #penutupan #perdagangan hari ini, Jumat (24/4/2026). IHSG ditutup anjlok sebesar 249,116 poin atau turun 3,38% ke level 7.129,49 pada pukul 16.00 WIB.

Baca juga: Cara Membaca Market yang Terlalu “Clean” (Indikasi Manipulasi)

IHSG Anjlok 3,38% ke 7.129 pada 24 April 2026, Semua Sektor Melemah Tajam

Penurunan tajam ini mencerminkan sentimen negatif yang menyelimuti pasar saham Indonesia, di mana seluruh indeks sektoral tercatat mengalami pelemahan signifikan tanpa pengecualian. Kondisi ini menunjukkan tekanan jual yang merata di berbagai sektor industri.

Sektor yang mencatatkan pelemahan terdalam adalah IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer yang merosot hingga 4,27%. Penurunan ini diikuti oleh IDX Sektor Energi yang ambles 4,22%, serta IDX Sektor Infrastruktur yang turun 4,08%. Sementara itu, IDX Sektor Properti dan Real Estate juga tidak luput dari tekanan dengan pelemahan sebesar 3,89%.

Selanjutnya, IDX Sektor Perindustrian terkoreksi 3,47% dan IDX Sektor Transportasi dan Logistik melemah 3,31%. Di sisi lain, IDX Sektor Barang Konsumen Primer turun 3,08% dan IDX Sektor Barang Baku ikut terkoreksi sebesar 2,76%.

Baca Juga: Analisis False Structure Break (Break Palsu) dalam Trading

Tekanan juga terjadi pada sektor teknologi dan keuangan. IDX Sektor Teknologi melemah 2,63%, IDX Sektor Keuangan turun 2,27%, sedangkan IDX Sektor Kesehatan menjadi sektor dengan penurunan paling ringan yaitu sebesar 1,52%.

Dari sisi aktivitas perdagangan, total volume transaksi di bursa mencapai 47,13 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp24,34 triliun. Mayoritas saham berada di zona merah, dengan 670 saham mengalami penurunan harga, 83 saham menguat, dan 62 saham stagnan.

Pada jajaran saham unggulan LQ45, sejumlah emiten mencatatkan penurunan signifikan. Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menjadi top losers setelah turun 10,22%. Disusul PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang melemah 7,76% serta PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang turun 6,29%.

Di tengah tekanan pasar, beberapa saham masih mampu mencatatkan penguatan. PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) memimpin top gainers dengan kenaikan 1,90%. Kemudian PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) naik 0,84% dan PT Indosat Tbk (ISAT) menguat 0,77%.

Baca Juga: Konsep “Liquidity Magnet” dalam Pergerakan Harga

Penurunan IHSG hari ini menjadi perhatian pelaku pasar, terutama terkait sentimen global dan aksi profit taking yang turut menekan pergerakan indeks. Investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan mencermati perkembangan pasar sebelum mengambil keputusan investasi.

One Reply to “IHSG Anjlok 3,38% ke 7.129 pada 24 April 2026, Semua Sektor Melemah Tajam”

Tinggalkan Komentar

Copyright © 2025 Tradingan.com | Theme by Topoin.com, powered Aopok.com, Sponsor Topbisnisonline.com - Piool.com - Iklans.com.