JSMR’s first RDPT… – JSMR menerbitkan RDPT tahap pertama, dengan divestasi 20% kepemilikannya di Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, dan Batang-Semarang sebesar IDR912bn (1.8x BV) dan melakukan rights issue sebesar IDR500bn. Total hasil: IDR1.4tr (total target: IDR3tr); tenor lima tahun; IRR: 10,25%; dan termasuk call option. Tahap kedua di September 2018.
…should support capex plan and ease earnings pressure – JSMR akan membukukan pendapatan bersih setelah pajak dari RDPT sekitar IDR300bn di FY18F dari hasil divestasi. Penerbitan RDPT ini juga memungkinkan JSMR untuk melakukan de-konsolidasi tiga konsesi ini dari pembukuannya; mendukung rencana belanja modal dan mengurangi beban finansial JSMR.
JORR integration tariff reduced – Karena rute Pondok Aren-Ulujami dikeluarkan dari perhitungan, tarif JORR terintegrasi akan berkurang dari rencana awal sebesar IDR15,000 menjadi IDR13,000 untuk kendaraan golongan I.