Samson Mow: 2025 Tahun Bearish Bitcoin, Bull Market Besar 10 Tahun Dimulai


Tradingan — #Bitcoin #maximalist #sekaligus #CEO #JAN3, #Samson Mow, #baru-baru ini #menyatakan #bahwa #tahun 2025 #merupakan #tahun #bearish bagi Bitcoin, namun justru menjadi fondasi awal bagi bull market besar yang diperkirakan berlangsung selama satu dekade ke depan. Pernyataan ini menarik perhatian komunitas kripto, terutama karena Bitcoin sempat mencetak All-Time High (ATH) di level USD 126.000 beberapa bulan sebelumnya.

Meskipun mencetak rekor harga tertinggi, sentimen pasar Bitcoin sepanjang 2025 cenderung negatif, terutama menjelang penutupan tahun. Menurut Mow, kondisi ini tidak menutup peluang terjadinya reli jangka panjang yang lebih besar di masa depan.

Baca juga; Risk Management Berbasis Mental Capital, Bukan Hanya Uang

Kinerja Bitcoin Sepanjang 2025

Kinerja Bitcoin Sepanjang 2025

Samson Mow me-retweet unggahan analis kripto PlanC di platform X (sebelumnya Twitter) yang menampilkan grafik kinerja tahunan Bitcoin. Grafik tersebut menunjukkan bahwa Bitcoin menutup tahun sedikit di bawah harga awal tahun, yang berada di atas USD 93.000 pada 1 Januari.

Dengan harga terbaru di kisaran USD 87.500, Bitcoin mengalami penurunan kurang dari 8% secara tahunan. Meski masih menyisakan beberapa hari sebelum akhir tahun, tren harga saat ini menunjukkan penutupan tahun yang relatif datar dan minim volatilitas. Hal ini memperkuat pandangan bahwa tekanan bearish masih mendominasi pasar.

Baca Juga: Confluence Timeframe Theory: Sinkronisasi Higher Timeframe (HTF) dan Lower Timeframe (LTF) Secara Objektif dalam Trading

Bitcoin Kalah dari Emas dan Logam Mulia

Secara keseluruhan, tahun 2025 menjadi periode yang mengecewakan bagi investor bullish Bitcoin. Selain gagal mempertahankan momentum kenaikan harga, Bitcoin juga kalah bersinar dibandingkan aset konvensional seperti emas, perak, dan logam mulia lainnya, yang mencatat kenaikan nilai lebih dari 100% sepanjang tahun.

Performa yang lemah ini menimbulkan keraguan terhadap status Bitcoin sebagai safe haven, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global. Kondisi tersebut membuat sebagian investor mulai mempertimbangkan kembali strategi investasinya.

Samson Mow Tetap Optimistis Menatap 2026

Meski pasar mengalami tekanan sepanjang 2025, Samson Mow tetap tidak terpengaruh oleh tren bearish. Bersama sejumlah pendukung Bitcoin lainnya, termasuk PlanC, ia menaruh optimisme besar pada tahun 2026 sebagai awal bull market jangka panjang.

Namun, pandangan analis kripto masih terpecah. Absennya altseason sepanjang tahun juga memicu spekulasi bahwa siklus empat tahunan Bitcoin mungkin telah berakhir. Beberapa skenario yang berkembang mencakup potensi bull trap di kisaran USD 110.000–115.000, hingga kemungkinan koreksi tajam.

Investor berpengalaman seperti Ali bahkan memprediksi bahwa Bitcoin bisa turun hingga USD 60.000 atau lebih rendah pada 2026 sebelum membentuk titik dasar harga (bottom).

Awal 2026 Jadi Penentu Arah Pasar

Awal tahun 2026 dipandang sebagai fase krusial untuk menentukan arah pasar kripto selanjutnya. Pihak bullish memiliki peluang besar untuk mengambil kendali, sementara kubu bearish akan berusaha menekan harga agar tetap berada di bawah USD 90.000.

Baca Juga: Analisis Wick Dominance: Membaca Penolakan Harga oleh Institusi

Apapun hasilnya, pergerakan Bitcoin dalam beberapa bulan ke depan akan menjadi penentu apakah prediksi bull market 10 tahun ala Samson Mow benar-benar terwujud atau justru tertunda lebih lama.

3 Replies to “Samson Mow: 2025 Tahun Bearish Bitcoin, Bull Market Besar 10 Tahun Dimulai”

Tinggalkan Komentar

Copyright © 2025 Tradingan.com | Theme by Topoin.com, powered Aopok.com, Sponsor Topbisnisonline.com - Piool.com - Iklans.com.