Tips Mengukur Kekuatan Level Support Dan Resistance



Level-level support dan resistance ditentukan berdasarkan reaksi
kecenderungan harga pada suatu waktu tertentu. Ketika harga gagal menembus
suatu level tertentu pada waktu yang telah lewat maka dapat diasumsikan akan
gagal menembus level tersebut pada waktu berikutnya. Selain dengan pengamatan,
level support atau resistance juga bisa ditentukan dengan bantuan indikator
teknikal, dan akan semakin kuat bila dikonfirmasikan oleh beberapa indikator.

1. Menentukan level support dan resistance dengan indikator teknikal
Hampir semua metode dan indikator teknikal bisa digunakan menentukan level
support dan resistance. Garis trend (trend line), moving average dan bollinger
band mengindikasikan level support ketika garis atau nilai indikator tersebut
berada dibawah level harga pasar, dan dianggap sebagai resistance bila berada
diatas level harga pasar. Sinyal-sinyal indikator teknikal yang bullish akan
menunjukkan level support dan sinyal-sinyal yang bearish menunjukkan level
resistance harga pasar.

Level-level Fibonacci retracement juga berfungsi sebagai level-level support
pada arah uptrend-nya dan level-level resistance pada arah downtrend-nya.
Sebaliknya level-level proyeksi Fibonacci (Fibonacci projection levels) atau
kadang disebut juga ekstensi atau ekspansi level Fibonacci menunjukkan
level-level resistance pada arah uptrend dan level-level support pada arah
downtrend-nya. Formasi pola candlestick dan atau pin bar pada setup price
action biasanya menunjukkan level support/resistance yang penting. Semakin
banyak dan beragamnya jenis indikator yang mengkonfirmasi suatu level support
atau resistance, akan semakin kuat dan valid level tersebut.

Selain itu level-level pembulatan suatu harga (misal: 1.2850, 1.2900 atau
1.3000 untuk EUR/USD) akan berperilaku sebagai support atau resistance. Semakin
banyak angka nol pada suatu level harga akan semakin kuat perilakunya sebagai
support atau resistance.

Contoh 1: GBP/JPY daily, indikator sma-100, MACD (12,26,9),
Bollinger band (standard), Fibo retracement level.

Pada gambar diatas tampak konfirmasi beberapa indikator untuk menentukan
level support yang kuat dan valid (lihat candlestick pada lingkaran biru).

1. Harga diatas level simple moving average (sma) 100 days
2. Formasi candlestick mengalami penolakan (rejection) pada level Fibonacci
38.2%.
3. Pola candlestick long bullish engulfing pada channel level bawah Bollinger
dan pin bar yang terbentuk.
4. Sinyal indikator MACD yang bullish.
5. Harga yang bulat di level 141.00 sebagai level support yang kuat (garis
warna ungu)

Contoh 2: AUD/USD daily, indikator sma-100, MACD (12,26,9),
Bollinger band (standard), Stochastic oscillator (14,3,3).

Berikut contoh konfirmasi untuk menentukan resistance (lihat candlestick pada
lingkaran biru):

1. Harga yang bulat di level 0.8000 sebagai level resistance (garis warna
ungu)
2. Pola candlestick tweezer top pada channel level atas Bollinger band
3. Terjadi divergensi antara pergerakan harga dan indikator MACD (divergensi
indikator MACD)
4. Indikator stochastic oscillator yang memberi sinyal bearish (overbought)

2. Aturan perubahan level support dan resistance

Berdasar pada karakteristik pasar dan pelakunya, terdapat aturan yang tidak
dinyatakan dengan tegas tapi dipercaya dan diikuti oleh hampir semua trader
menyangkut perubahan level support menjadi level resistance dan sebaliknya,
yaitu:

– Garis horisontal level support akan berubah fungsi sebagai garis level
resistance bila berhasil ditembus (break), dan sebaliknya.
– Garis trend-up sebagai garis support akan berubah fungsinya sebagai garis
resistance bila telah tertembus, dan sebaliknya.
– Garis indikator moving average yang sebelumnya menunjukkan batas level
resistance akan berubah menunjukkan level support bila berhasil ditembus, dan
sebaliknya.
– Garis horisontal level Fibonacci retracement pada arah uptrend sebagai garis
support akan menjadi garis resistance jika harga menembus support, dan
sebaliknya untuk Fibo retracement arah downtrend.
– Level harga bulat yang sebelumnya adalah level support yang kuat berubah
menjadi resistance signifikan bila harga telah berhasil melewati level ini, dan
juga sebaliknya untuk level resistance pada harga bulat.

Tinggalkan Komentar

Copyright © 2025 Tradingan.com | Theme by Topoin.com, powered Aopok.com, Sponsor Topbisnisonline.com - Piool.com - Iklans.com.