Sinyal XRP Terendah dalam 13 Tahun, RSI Sentuh Level Ekstrem: Apakah Harga Segera Berbalik?


Tradingan – #XRP kembali menjadi #perhatian #pelaku #pasar #kripto setelah #indikator #teknikal #Relative Strength Index (RSI) dua #mingguan #turun ke level yang disebut sebagai salah satu #titik #ekstrem dalam #sejarah #perdagangan #token tersebut.

Dalam perdagangan terbaru yang dikutip sumber, XRP berada di sekitar US$1,29 setelah mengalami koreksi tajam. Penurunan tersebut membuat RSI dua mingguan XRP berada di sekitar 33,5, level yang menurut analis yang dikutip berada di bawah titik-titik terendah yang pernah terlihat pada sejumlah periode tekanan besar di pasar kripto.

Kondisi tersebut kemudian memunculkan kembali pembahasan di kalangan analis teknikal mengenai apakah XRP mulai memasuki fase pembentukan dasar harga atau justru masih membutuhkan waktu lebih panjang sebelum benar-benar menemukan titik terendah.

RSI XRP Turun ke Level Ekstrem

Sinyal XRP Terendah dalam 13 Tahun RSI Sentuh Level Ekstrem Apakah Harga Segera Berbalik 1
Sinyal XRP Terendah dalam 13 Tahun, RSI Sentuh Level Ekstrem: Apakah Harga Segera Berbalik?

Baca: 14 Bank di Indonesia Tutup hingga September 2026, Ini Daftar Lengkap dan Penyebabnya

Relative Strength Index atau RSI merupakan salah satu indikator yang banyak digunakan trader untuk membaca momentum pergerakan harga. Indikator ini dapat membantu melihat apakah sebuah aset berada dalam kondisi relatif jenuh beli atau jenuh jual.

Dalam analisis yang dikutip TradingView dari BeInCrypto, analis Cryptollica menyoroti RSI dua mingguan XRP yang mendekati 33,5. Level tersebut disebut berada di bawah titik terendah yang terlihat pada bear market 2018, kejatuhan pasar akibat pandemi COVID-19 pada 2020, serta periode crypto winter 2022.

Meski demikian, RSI yang rendah tidak otomatis berarti harga akan langsung mengalami kenaikan. Indikator tersebut lebih tepat digunakan sebagai salah satu bahan analisis bersama struktur harga, volume, tren, serta kondisi pasar secara keseluruhan.

Struktur Jangka Panjang XRP Masih Menjadi Perhatian

Selain melihat RSI, analisis yang dikutip juga memperhatikan struktur harga XRP dalam jangka panjang.

Grafik XRP disebut masih berada di dalam sebuah channel naik jangka panjang yang telah menjadi bagian dari pergerakan aset tersebut melewati sejumlah siklus pasar. Harga XRP berada di dekat batas bawah struktur tersebut, yang secara historis menjadi area yang mendapat perhatian sebagai support.

Analis Cryptollica menilai kondisi pasar saat ini dapat terlihat sangat negatif dalam jangka pendek. Sentimen melemah dan pergerakan harga terlihat mengalami tekanan.

Namun, menurut analisis tersebut, garis tren jangka panjang belum dinyatakan gagal. Kondisi ekstrem seperti ini juga menjadi alasan mengapa sebagian pelaku pasar mulai memperhatikan kemungkinan terbentuknya fase dasar baru.

Tidak Semua Analis Menganggap XRP Sudah Mencapai Dasar

Meskipun indikator RSI menunjukkan kondisi ekstrem, tidak semua analis yang dikutip sepakat bahwa XRP telah mencapai titik dasar siklus.

Baca: Investasi Bitcoin Saat Harga Tinggi: Ini Hal yang Wajib Diperhatikan Investor Pemula

Analis teknikal ChartNerd menyoroti posisi XRP terhadap sejumlah Exponential Moving Average (EMA). XRP disebut berada di sekitar EMA 20 minggu pada US$1,29, sementara EMA 50 minggu berada di sekitar US$1,52.

Menurut analisis tersebut, kemampuan XRP mempertahankan area US$1,29 menjadi salah satu perhatian penting. Jika terjadi penutupan mingguan di bawah level tersebut, area US$1,00 disebut sebagai support psikologis berikutnya.

ChartNerd juga melihat pola lower high dan lower low pada timeframe menengah. Pola tersebut menunjukkan bahwa tekanan harga belum sepenuhnya berakhir dan proses konsolidasi masih dapat berlanjut.

Dengan kata lain, RSI yang rendah belum cukup untuk memastikan bahwa pembalikan tren sudah terjadi.

Area US$1,29 Menjadi Level yang Dipantau

Level US$1,29 menjadi salah satu titik penting dalam analisis tersebut karena berdekatan dengan EMA 20 minggu.

Jika XRP mampu mempertahankan area tersebut, pelaku pasar dapat kembali memperhatikan kemampuan harga untuk bergerak menuju resistance yang lebih tinggi, termasuk kawasan EMA 50 minggu di sekitar US$1,52.

Sebaliknya, apabila XRP kehilangan support tersebut melalui penutupan yang tegas, perhatian pasar dapat bergeser menuju area US$1,00 sebagaimana disampaikan dalam analisis ChartNerd.

Namun, level-level tersebut merupakan bagian dari analisis teknikal dan bukan jaminan mengenai arah harga XRP berikutnya.

Ada Analis yang Melihat Potensi Pembentukan Dasar

Di sisi lain, CrediBULL Crypto memberikan pandangan yang lebih konstruktif dengan menyoroti adanya formasi zona dasar serta perbaikan kekuatan relatif dari titik terendah terbaru.

Kondisi tersebut membuat XRP berada dalam situasi teknikal yang banyak diperbincangkan. Kombinasi RSI yang berada di level rendah, struktur jangka panjang yang masih menjadi perhatian, serta sentimen pasar yang negatif menjadi faktor yang dipantau oleh trader dan analis.

Namun, pertanyaan utama tetap berada pada pergerakan harga selanjutnya.

Apabila struktur jangka panjang mampu bertahan dan harga kembali mendapatkan momentum, pembentukan dasar dapat semakin mendapatkan konfirmasi. Sebaliknya, apabila support penting ditembus secara tegas, XRP masih berpotensi menghadapi tekanan lebih lanjut.

Apa Arti RSI Rendah bagi Investor XRP?

Bagi investor maupun trader, RSI yang rendah biasanya menjadi sinyal bahwa momentum penurunan sudah cukup kuat. Tetapi kondisi tersebut tidak berarti aset pasti segera naik.

Dalam pasar kripto, sebuah aset dapat berada dalam kondisi RSI rendah untuk waktu tertentu sebelum akhirnya mengalami pemulihan. Karena itu, RSI sebaiknya tidak digunakan sebagai satu-satunya dasar dalam mengambil keputusan investasi.

Pelaku pasar juga perlu memperhatikan beberapa faktor lain, seperti:

  • Pergerakan harga XRP pada timeframe mingguan.
  • Posisi harga terhadap EMA 20 minggu dan EMA 50 minggu.
  • Kemampuan XRP mempertahankan support US$1,29.
  • Potensi pengujian support US$1,00.
  • Perubahan volume perdagangan.
  • Kondisi pasar Bitcoin dan aset kripto utama lainnya.
  • Sentimen pasar kripto secara keseluruhan.

XRP Berada di Persimpangan Teknis

Dengan RSI dua mingguan yang berada di sekitar 33,5 dan harga di sekitar US$1,29, XRP kini berada pada fase yang menjadi perhatian analis teknikal.

Satu sisi melihat indikator ekstrem dan struktur jangka panjang sebagai kemungkinan tanda pembentukan dasar. Sementara sisi lainnya mengingatkan bahwa tren menengah masih menunjukkan tekanan dan belum memberikan konfirmasi pembalikan yang kuat.

Baca: Pajak Marketplace Mulai 1 November 2026, Seller Online Wajib Tahu Aturan PPh 22

Karena itu, pergerakan XRP selanjutnya menjadi faktor penting untuk menentukan apakah kondisi saat ini benar-benar merupakan fase pembentukan dasar atau hanya bagian dari koreksi yang lebih panjang.

Kesimpulannya, RSI XRP yang berada pada level ekstrem menjadi sinyal teknikal yang menarik perhatian, tetapi belum dapat dijadikan kepastian bahwa harga telah mencapai dasar siklus. Investor perlu melihat konfirmasi dari pergerakan harga dan level support-resistance sebelum menarik kesimpulan mengenai arah XRP berikutnya.

Catatan: Artikel ini merupakan pengembangan dan penulisan ulang dari informasi yang dipublikasikan BeInCrypto melalui TradingView. Analisis teknikal bukan jaminan pergerakan harga dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual aset kripto.

Tinggalkan Komentar

Copyright © 2025 Tradingan.com | Theme by Topoin.com, powered Aopok.com, Sponsor Topbisnisonline.com - Piool.com - Iklans.com.

Eksplorasi konten lain dari Tradingan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca