Tradingan – #Open #Standard resmi meluncurkan #Open USD (OUSD), #stablecoin baru yang dipatok terhadap #dolar #Amerika Serikat (USD) dan dirancang untuk kebutuhan #pembayaran, #penyelesaian #transaksi, #layanan #keuangan berbasis #internet, hingga #transaksi #lintas #negara.
Peluncuran OUSD menjadi salah satu perkembangan penting dalam industri stablecoin karena melibatkan sejumlah perusahaan besar di sektor pembayaran, teknologi finansial, perbankan, dan aset kripto, termasuk Visa, Stripe, Mastercard, Coinbase, dan Shopify.

Baca: Fitur Baru Growin yang Perlu Diketahui Investor Indonesia
OUSD dikembangkan melalui inisiatif Open Standard, sebuah perusahaan independen yang dibentuk oleh sejumlah perusahaan besar untuk membangun infrastruktur stablecoin yang dapat digunakan secara luas oleh bisnis dan pengembang.
Open Standard sebelumnya memperkenalkan OUSD pada Juni 2026 dan menyebut telah menghimpun dukungan dari lebih dari 140 perusahaan.
OUSD Mulai Digunakan untuk Bisnis dan Pengembang
Setelah resmi diluncurkan, OUSD tersedia bagi pengembang perusahaan dan pelaku bisnis yang ingin membangun layanan keuangan berbasis internet.
Penggunaannya mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari penyimpanan dan pengiriman dana hingga pembayaran serta penyelesaian transaksi internasional.
Stripe menjadi salah satu perusahaan yang secara langsung mengintegrasikan OUSD ke dalam berbagai produknya. Dalam pengumuman 30 September 2026, Stripe menyatakan OUSD tersedia dalam ekosistem produknya dan menjadi stablecoin default pada konfigurasi tertentu di jaringan Tempo.
Melalui integrasi tersebut, perusahaan dapat menggunakan OUSD untuk menerima, menyimpan, mengirim, dan membelanjakan dana. OUSD juga dapat digunakan dalam layanan seperti Stripe Treasury, Issuing, Global Payouts, Crypto Onramp, dan Payments.
Didukung Sejumlah Raksasa Pembayaran
Salah satu perhatian utama terhadap peluncuran OUSD adalah keterlibatan perusahaan-perusahaan besar dalam jaringan Open Standard.
Visa, Stripe, Mastercard, Coinbase, dan Shopify termasuk pihak yang mendukung infrastruktur tersebut. Selain itu, Open Standard menyebut lebih dari 140 perusahaan telah bergabung dalam ekosistem yang diperkenalkan sejak Juni 2026.
Dukungan tersebut menunjukkan adanya minat dari perusahaan pembayaran dan layanan keuangan terhadap penggunaan stablecoin sebagai bagian dari infrastruktur transaksi digital.
Dalam tahap awal, akses OUSD didukung oleh Visa, Stripe, Coinbase, serta BVNK yang dimiliki Mastercard. Shopify juga disebut berkomitmen untuk mencetak sekitar US$1 miliar total pasokan token guna membangun likuiditas awal.
Cadangan OUSD Didukung Aset Berdenominasi Dolar
OUSD diterbitkan oleh Bridge, anak perusahaan Stripe yang bergerak dalam infrastruktur pembayaran berbasis stablecoin.
Menurut laporan Investing.com, OUSD didukung oleh cadangan dolar yang dikelola melalui BlackRock, Lead Bank, dan BNY. Open Standard juga menjadwalkan publikasi attestasi cadangan secara bulanan untuk memberikan informasi mengenai aset yang mendukung token tersebut.
Model tersebut menjadi bagian penting dari struktur OUSD karena stablecoin pada dasarnya dirancang untuk mempertahankan nilai yang terkait dengan aset acuan tertentu.
Dalam kasus OUSD, aset acuannya adalah dolar AS.
Bisa Beroperasi di Sejumlah Blockchain
OUSD tidak hanya dirancang untuk berjalan pada satu jaringan blockchain.
Stablecoin tersebut tersedia pada beberapa jaringan, termasuk:
- Ethereum
- Solana
- Base
- Tempo
Dukungan multi-chain tersebut memungkinkan OUSD digunakan dalam berbagai ekosistem blockchain dan layanan keuangan digital.
Untuk perdagangan dan likuiditas, OUSD juga disebut mendapat dukungan awal dari sejumlah platform, termasuk Uniswap, Kraken, dan Coinbase.
Open Standard Tawarkan Biaya Minting dan Redeeming Tanpa Biaya
Salah satu konsep utama yang ditawarkan Open Standard adalah memberikan kesempatan kepada bisnis untuk melakukan minting dan redemption OUSD tanpa biaya.
Dalam pengumuman awalnya, Open Standard menjelaskan tiga prinsip utama OUSD, yakni membangun stablecoin untuk skala besar, memberikan manfaat ekonomi kepada mitra, serta mengembangkan sistem pengelolaan secara kolaboratif.
Open Standard menyatakan bisnis dapat mencetak dan menukarkan OUSD tanpa biaya serta tanpa batas volume artifisial.
Selain itu, mitra Open Standard dapat memperoleh bagian dari pendapatan yang berasal dari cadangan OUSD, setelah dikurangi biaya pengelolaan yang diperlukan untuk operasional.
Baca Juga: Growin Perkuat Layanan Investasi Digital Mandiri Sekuritas
Stripe Jadikan OUSD Bagian dari Infrastruktur Stablecoin
Integrasi dengan Stripe menjadi salah satu perkembangan penting setelah OUSD resmi diluncurkan.
Stripe menyatakan OUSD tersedia sebagai tambahan dari berbagai pilihan stablecoin yang sudah ada. Perusahaan juga mengatakan pengguna Stripe tidak diwajibkan mengonversi saldo stablecoin yang telah mereka miliki menjadi OUSD.
Artinya, OUSD hadir sebagai salah satu pilihan dalam ekosistem stablecoin Stripe, bukan sebagai satu-satunya aset digital yang dapat digunakan.
Stripe juga menyebut OUSD dapat digunakan bersama Bridge dan Privy, sehingga perusahaan dapat mengintegrasikan fungsi konversi antara OUSD, mata uang fiat, serta stablecoin lainnya.
Persaingan dengan USDT dan USDC
Kehadiran OUSD juga menambah persaingan di pasar stablecoin global.
Saat ini pasar stablecoin telah memiliki pemain besar seperti USDT milik Tether dan USDC milik Circle. Kedua stablecoin tersebut telah memiliki basis pengguna dan likuiditas yang besar.
Investing.com mencatat bahwa OUSD memasuki pasar yang sangat terkonsentrasi tersebut dengan membawa pendekatan berbeda melalui dukungan institusi serta skema ekonomi bagi para mitranya.
Open Standard sendiri mengatakan OUSD dirancang untuk mengatasi sejumlah kendala yang selama ini dihadapi bisnis dalam menggunakan stablecoin dalam skala besar, termasuk biaya minting dan redemption serta keterbatasan perusahaan dalam memperoleh manfaat ekonomi dari cadangan aset.
Stablecoin Semakin Dekat dengan Sistem Pembayaran Global
Peluncuran OUSD memperlihatkan semakin eratnya hubungan antara industri pembayaran tradisional dengan teknologi blockchain.
Stablecoin memungkinkan nilai yang terkait dengan mata uang fiat dipindahkan menggunakan jaringan blockchain. Bagi bisnis, teknologi tersebut dapat digunakan untuk pembayaran dan penyelesaian transaksi yang berlangsung lintas negara.
Open Standard menempatkan OUSD sebagai infrastruktur untuk global money movement, sementara Stripe menyebut stablecoin tersebut dapat digunakan dalam berbagai layanan pembayaran dan keuangan global.
Perkembangan ini juga berlangsung ketika perusahaan pembayaran besar semakin mengembangkan penggunaan teknologi blockchain untuk transaksi internasional dan layanan finansial digital.
Apa Arti Peluncuran OUSD bagi Industri Keuangan?
Peluncuran OUSD dapat dilihat sebagai perkembangan dalam proses integrasi antara sistem keuangan tradisional dan aset digital.
Keterlibatan Visa, Mastercard, Stripe, Coinbase, Shopify, serta sejumlah perusahaan perbankan dan fintech memberikan OUSD akses terhadap jaringan bisnis yang luas sejak awal peluncuran. Open Standard menyebut lebih dari 200 mitra jaringan mendukung peluncuran OUSD pada tahap awal.
Namun, dukungan institusional tidak secara otomatis menentukan tingkat adopsi OUSD di masa mendatang. Stablecoin tersebut tetap harus membangun likuiditas, penggunaan nyata, integrasi bisnis, serta kepercayaan pengguna di tengah persaingan dengan stablecoin yang telah lebih dahulu memiliki basis pengguna besar.
Dengan peluncuran OUSD, persaingan di industri stablecoin kini tidak hanya melibatkan perusahaan penerbit aset digital, tetapi juga semakin melibatkan perusahaan pembayaran, bank, fintech, dan penyedia infrastruktur teknologi keuangan.
Kesimpulan
Open USD (OUSD) resmi diluncurkan sebagai stablecoin yang dipatok terhadap dolar AS dan ditujukan untuk kebutuhan pembayaran serta pergerakan uang secara global.
OUSD didukung oleh jaringan perusahaan besar seperti Visa, Stripe, Mastercard, Coinbase, dan Shopify, dapat digunakan pada sejumlah blockchain seperti Ethereum, Solana, Base, dan Tempo, serta memperoleh dukungan integrasi dari Stripe.
Baca Juga: Growin Hadirkan ORI030: Cara Pembelian dan Fitur yang Ditawarkan
Dengan model tanpa biaya minting dan redemption bagi bisnis serta mekanisme pembagian manfaat ekonomi kepada mitra, Open Standard berupaya menawarkan pendekatan berbeda di pasar stablecoin.
Meski demikian, perkembangan OUSD selanjutnya akan sangat bergantung pada tingkat penggunaan, likuiditas, integrasi bisnis, transparansi cadangan, serta kemampuannya bersaing di pasar stablecoin global.
Catatan: Artikel ini merupakan pengembangan ulang dari laporan Investing.com dan dilengkapi informasi dari pengumuman resmi Stripe serta Open Standard. Informasi mengenai aset kripto dapat berubah dan bukan merupakan rekomendasi investasi.
