Tradingan – #JAKARTA — #Indeks #Harga #Saham #Gabungan (#IHSG) #pada #perdagangan #Bursa #Efek #Indonesia (BEI) Rabu, 21 Januari 2026, #menunjukkan #tren #pelemahan #setelah #meninggalkan #level #psikologis 9.100 pada pembukaan perdagangan. Kondisi ini dipengaruhi oleh tekanan dari bursa saham global yang cenderung tertekan pada sesi pagi hingga siang perdagangan.
Baca juga: Solana Diprediksi Menjadi “Nasdaq Terdesentralisasi” pada 2026

Berdasarkan data RTI, IHSG dibuka turun sekitar 40 poin ke posisi 9.094,43 dibandingkan penutupan sebelumnya di 9.134,70. Indeks LQ45 turut mengalami koreksi sebesar 0,60% ke 879, dengan mayoritas saham berada di zona merah. Volume perdagangan tercatat mencapai 19,7 miliar saham dengan total nilai transaksi sekitar Rp 10 triliun.
📉 Pergerakan Sektor Saham
Dari 11 sektor utama, sebagian besar mengalami koreksi. Sektor industri memimpin pelemahan dengan penurunan hingga 4,38%, diikuti sektor energi, properti, teknologi, dan transportasi. Hanya satu sektor saham yang bergerak positif pada perdagangan tersebut, mencatatkan kenaikan tipis 0,85%.
Baca juga: Membaca Perubahan Narasi Pasar: Dari Hype ke Value Investing
⭐ Saham yang Bergerak Signifikan
Walaupun IHSG melemah, beberapa saham mencatatkan perubahan signifikan:
- RMKO melonjak 24,72%, mencatatkan level tertinggi pada Rp 1.110 per saham.
- TINS menguat tipis ke Rp 3.630, sementara BRIS melemah 2,69% ke Rp 2.170.
- DEWI berada di posisi Rp 164, turun 1,2% dari perdagangan sebelumnya.
📊 Prediksi Pergerakan IHSG & Rekomendasi Saham
Analis dari BNI Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan koreksi dengan kisaran pergerakan antara 9.026-9.220 pada sesi perdagangan yang sama. Level support diperkirakan berada di rentang 9.025–9.075, sementara resistance berada di 9.180–9.220.
Berikut adalah rekomendasi saham pilihan untuk dipertimbangkan berdasarkan strategi perdagangan harian:
Trading Idea:
- MINA – Area beli 605–625, target 650–660
- BRMS – Area beli 1.270–1.310, target 1.370–1.400
- ARCI – Area beli 1.950–2.020, target 2.100–2.120
- SMDR – Area beli 406–412, target 420–434
- KIJA – Area beli 274–280, target 292–308
- EMTK – Area beli 1.015–1.040, target 1.065–1.120
Baca Juga: Analisis Fundamental Crypto Infrastructure: Oracle, Bridge, dan Data Layer
📌 Catatan: Semua rekomendasi investasi harus diputuskan oleh masing-masing investor berdasarkan analisis risiko dan tujuan portofolio. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keputusan investasi dan hasilnya.




[…] Baca Juga: IHSG 21 Januari 2026 Melemah Tinggalkan Level 9.100: Analisis Pergerakan & Rekomendasi Saham Ter… […]