Tradingan – #Bursa #kripto #Bitget memperkuat #sistem #keamanan aset untuk #nasabah #institusional melalui #integrasi dengan #platform #kustodi #off-exchange milik #Sygnum, bank #aset #digital yang berbasis di #Swiss. Langkah ini menjadi perkembangan penting dalam industri aset #digital karena memungkinkan #nasabah tetap melakukan perdagangan kripto di #Bitget, sementara jaminan atau aset kolateral mereka disimpan secara terpisah di bank.
Kerja sama Bitget dan Sygnum tersebut memungkinkan klien institusional memperdagangkan aset kripto spot maupun derivatif di Bitget, tetapi jaminan perdagangan tidak ditempatkan langsung di neraca Bitget.

Sebaliknya, aset tersebut disimpan melalui layanan kustodi berlisensi Sygnum di Swiss. Struktur ini dirancang untuk memisahkan aset nasabah dari aset perusahaan dan memberikan perlindungan berdasarkan kerangka hukum perbankan Swiss.
Baca: Harga Cardano (ADA) Melonjak 10%, Tren Bullish dan Aksi Beli Jadi Sorotan
Saldo aset yang disimpan di Sygnum tetap tercermin pada sistem Bitget sehingga dapat digunakan untuk aktivitas perdagangan.
Bitget Gunakan Kustodi Off-Exchange Sygnum
Integrasi tersebut dilakukan melalui Sygnum Protect, platform kustodi off-exchange yang dikembangkan untuk kebutuhan perdagangan aset digital institusional.
Dengan model ini, aktivitas perdagangan dan penyimpanan aset tidak sepenuhnya berada di tempat yang sama. Nasabah dapat memanfaatkan likuiditas serta produk perdagangan Bitget, sementara aset kolateralnya ditempatkan di lembaga kustodi yang terpisah.
Model tersebut penting bagi investor institusional karena salah satu risiko utama dalam perdagangan aset digital adalah risiko pihak lawan atau counterparty risk.
Ketika aset disimpan langsung di bursa, terdapat ketergantungan yang lebih besar terhadap kondisi operasional dan keuangan bursa. Dalam model off-exchange, aset nasabah dipisahkan dari aktivitas perusahaan bursa.
Sygnum menyebut aset yang disimpan melalui struktur tersebut berada di luar neraca dan dirancang untuk terisolasi dari risiko kebangkrutan berdasarkan hukum perbankan Swiss.
Lebih dari Separuh Volume Perdagangan Global
Bergabungnya Bitget ke dalam Sygnum Protect juga memperbesar cakupan platform tersebut di pasar aset digital.
Menurut Sygnum, bursa-bursa yang telah terintegrasi dengan Protect kini mewakili lebih dari separuh volume perdagangan spot dan derivatif global.
Sygnum Protect sendiri diluncurkan pada April 2024. Platform tersebut kemudian mengalami pertumbuhan aset yang sangat cepat.
Sygnum mencatat aset yang dikelola melalui Protect tumbuh lebih dari 900 persen sepanjang 2025, hingga melampaui US$1 miliar. Angka tersebut menjadikan Protect sebagai salah satu platform kustodi off-exchange terbesar yang dioperasikan oleh bank.
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa kustodi off-exchange mulai bergeser dari layanan khusus yang hanya digunakan oleh perusahaan perdagangan dengan tingkat kehati-hatian tinggi menjadi bagian dari infrastruktur perdagangan aset digital institusional.
Apa Itu Kustodi Off-Exchange?
Secara sederhana, kustodi off-exchange merupakan mekanisme penyimpanan aset atau jaminan perdagangan di luar bursa tempat transaksi dilakukan.
Dalam skema Bitget dan Sygnum, nasabah institusional tetap dapat melakukan transaksi di Bitget, tetapi aset kolateralnya disimpan di Sygnum.
Dengan demikian, terdapat pemisahan antara tempat perdagangan dan tempat penyimpanan aset.
Model seperti ini memiliki kemiripan dengan prinsip pemisahan fungsi dalam industri keuangan tradisional. Tujuannya antara lain meningkatkan keamanan aset, mengurangi ketergantungan terhadap satu pihak, serta memberikan perlindungan tambahan terhadap risiko pihak lawan.
Sygnum menjelaskan bahwa aset yang berada dalam kustodinya disimpan secara terpisah atau ring-fenced dan berada di luar neraca. Layanan kustodi tersebut juga didukung berbagai kontrol keamanan serta pengawasan regulasi Swiss.
Bitcoin, Ethereum, Stablecoin hingga US Treasuries
Salah satu fitur yang ditawarkan Sygnum Protect adalah fleksibilitas jenis aset yang dapat digunakan sebagai kolateral.
Platform tersebut menerima sejumlah aset digital, termasuk Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan stablecoin.
Selain aset kripto, Sygnum Protect juga menerima obligasi pemerintah Amerika Serikat atau US Treasuries sebagai jaminan.
Keberadaan aset yang menghasilkan imbal hasil seperti US Treasuries menjadi salah satu pembeda layanan tersebut dibandingkan platform kustodi off-exchange non-bank. Imbal hasil dari aset tersebut dapat membantu mengimbangi biaya layanan kustodi.
Bagi investor institusional, fleksibilitas jenis kolateral menjadi faktor penting karena perusahaan dapat mengelola modal secara lebih efisien tanpa harus mengubah seluruh aset menjadi uang tunai sebelum melakukan aktivitas perdagangan.
Bitget Layani Lebih dari 125 Juta Pengguna
Bitget merupakan salah satu bursa aset kripto besar di dunia. Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam pengumuman kerja sama tersebut, Bitget memiliki lebih dari 125 juta pengguna di lebih dari 150 negara.
Bitget juga termasuk salah satu bursa dengan volume perdagangan derivatif terbesar di pasar aset digital.
Basis pengguna yang luas dan tingginya aktivitas perdagangan derivatif membuat kebutuhan terhadap infrastruktur keamanan serta pengelolaan kolateral menjadi semakin penting, khususnya bagi klien institusional seperti manajer aset, market maker, perusahaan perdagangan profesional, broker, dan family office.
Baca: Tokocrypto Perbarui Program dan Layanan untuk Trader
Mengapa Kustodi Bank Semakin Penting?
Masuknya bursa besar seperti Bitget ke sistem kustodi berbasis bank menunjukkan perubahan dalam standar keamanan perdagangan kripto institusional.
Pada tahap awal perkembangan pasar aset digital, investor institusional cenderung menghadapi keterbatasan pilihan dalam hal penyimpanan dan pengamanan aset.
Kini, pemisahan antara bursa dan kustodian semakin dipandang sebagai bagian penting dari pengelolaan risiko.
Investor institusional tidak hanya mempertimbangkan likuiditas dan biaya transaksi ketika memilih bursa. Mereka juga memperhatikan bagaimana aset disimpan, siapa yang memegang aset tersebut, yurisdiksi hukum yang berlaku, serta bagaimana aset nasabah diperlakukan apabila terjadi masalah pada pihak penyedia layanan.
Karena itu, penggunaan kustodi yang dioperasikan bank dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kepercayaan terhadap ekosistem perdagangan aset digital.
Pernyataan Sygnum dan Bitget
Thomas Eichenberger, Wakil Direktur Utama Grup sekaligus Chief Strategy Officer Sygnum Bank, menyebut kustodi off-exchange telah menjadi bagian penting dari penyelesaian perdagangan aset digital institusional.
Menurutnya, semakin banyak volume perdagangan yang dapat diselesaikan dengan jaminan yang disimpan di bank teregulasi, maka risiko pihak lawan dalam perdagangan dapat ditekan.
Sementara itu, CEO Bitget Gracy Chen menilai keamanan dan kepercayaan merupakan fondasi penting bagi semakin luasnya adopsi aset digital oleh institusi.
Ia menilai penggunaan kustodi dengan standar perbankan berpotensi menjadi standar yang semakin diharapkan oleh pelaku institusional.
Dampaknya bagi Industri Kripto
Kerja sama Bitget dan Sygnum tidak hanya berkaitan dengan satu bursa atau satu bank. Langkah tersebut mencerminkan perubahan yang lebih luas dalam industri aset digital.
Semakin banyak pelaku institusional yang masuk ke pasar kripto, kebutuhan terhadap sistem pengelolaan risiko yang menyerupai standar industri keuangan tradisional juga semakin besar.
Kustodi off-exchange menawarkan pendekatan yang memungkinkan aktivitas perdagangan tetap berlangsung di bursa dengan likuiditas tinggi, sementara aset kolateral disimpan secara terpisah.
Bagi bursa, model ini dapat membantu meningkatkan kepercayaan investor institusional. Sementara bagi investor, pemisahan aset dan aktivitas perdagangan dapat menjadi lapisan tambahan dalam pengelolaan risiko.
Bukan Berarti Perdagangan Kripto Bebas Risiko
Meski menawarkan perlindungan tambahan, penggunaan kustodi bank tidak berarti perdagangan aset kripto menjadi bebas risiko.
Harga Bitcoin, Ethereum, dan aset kripto lainnya tetap dapat mengalami volatilitas tinggi. Risiko pasar, risiko likuiditas, risiko teknologi, risiko operasional, serta risiko regulasi tetap harus diperhitungkan oleh investor.
Kustodi off-exchange terutama berkaitan dengan bagaimana aset disimpan dan bagaimana risiko pihak lawan dapat dikelola. Mekanisme tersebut tidak menghilangkan risiko penurunan harga aset kripto.
Karena itu, investor tetap perlu memahami karakteristik aset yang diperdagangkan, struktur layanan kustodi, biaya, ketentuan hukum, serta risiko dari masing-masing produk sebelum mengambil keputusan investasi.
Bitget dan Sygnum Dorong Standar Baru Aset Digital
Integrasi Bitget dengan Sygnum Protect menjadi salah satu perkembangan penting dalam evolusi infrastruktur pasar aset digital.
Dengan model tersebut, klien institusional dapat mengakses perdagangan spot dan derivatif Bitget sekaligus memanfaatkan penyimpanan kolateral melalui bank aset digital yang teregulasi di Swiss.
Pertumbuhan aset Protect hingga lebih dari US$1 miliar dan keterlibatan bursa yang secara keseluruhan mewakili lebih dari separuh volume perdagangan spot serta derivatif global menunjukkan semakin besarnya peran kustodi off-exchange dalam ekosistem kripto institusional.
Baca Juga: Tokocrypto Menambah atau Menghapus Aset Kripto: Apa Dampaknya?
Ke depan, pemisahan antara fungsi perdagangan dan penyimpanan aset berpotensi menjadi semakin umum. Bagi industri kripto, perkembangan ini juga menunjukkan bahwa keamanan, transparansi, pengelolaan risiko, dan kepatuhan regulasi semakin menjadi faktor utama dalam menarik investor institusional.
Catatan: Artikel ini merupakan informasi berita dan bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual aset kripto. Investasi aset digital memiliki risiko tinggi dan nilai aset dapat berubah secara signifikan.
