Tradingan – #Saham #Coinbase #Global Inc. (#NASDAQ: COIN) #mencatat #kenaikan #signifikan #pada #perdagangan #pagi #dengan #menguat 5,1% #hingga #menyentuh #level US$166,42. Penguatan ini dipicu oleh kombinasi beberapa faktor positif, mulai dari antisipasi laporan keuangan kuartal kedua (Q2) 2026, meredanya ketegangan geopolitik, hingga meningkatnya optimisme terhadap pengembangan infrastruktur pembayaran berbasis kecerdasan buatan (AI) yang sedang dibangun perusahaan.

Pergerakan tersebut menjadikan Coinbase sebagai salah satu saham sektor kripto dengan performa terbaik pada sesi perdagangan hari ini.
Baca: Bitcoin Mendekati US$66.000, Ketegangan AS-Iran Mereda dan Investor Fokus Menanti Keputusan The Fed
Investor Menanti Laporan Keuangan Coinbase Q2 2026
Katalis utama kenaikan saham Coinbase berasal dari meningkatnya ekspektasi investor menjelang pengumuman laporan keuangan Q2 2026 yang dijadwalkan pada 30 Juli 2026 setelah penutupan pasar.
Sejumlah analis memperkirakan perusahaan akan membukukan laba per saham (EPS) sekitar US$0,31, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai US$0,12 per saham.
Meski demikian, ekspektasi tersebut masih tergolong konservatif mengingat pada kuartal pertama 2026 Coinbase sempat mengecewakan pasar dengan mencatat kerugian sebesar US$1,49 per saham, meskipun membukukan pendapatan sekitar US$1,41 miliar.
Selama sebagian besar tahun 2026, saham Coinbase juga diperdagangkan tidak jauh dari level terendah 52 minggu di kisaran US$139,18, sehingga banyak analis Wall Street menilai peluang kenaikan saham menjelang laporan keuangan menjadi lebih menarik dari sisi risiko dan potensi imbal hasil.
Meredanya Ketegangan Geopolitik Dorong Aset Berisiko
Selain faktor fundamental perusahaan, sentimen pasar juga mendapat dorongan dari berkembangnya spekulasi mengenai kemungkinan Amerika Serikat dan Iran kembali membuka jalur diplomasi setelah periode ketegangan yang sempat meningkat.
Harapan terhadap membaiknya hubungan geopolitik tersebut meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk saham-saham yang berkaitan dengan industri aset digital dan kripto. Coinbase menjadi salah satu emiten yang memperoleh manfaat dari perubahan sentimen tersebut.
Minat Investor Institusional Terus Menguat
Optimisme terhadap Coinbase juga tercermin dari aktivitas investor institusional.
PNC Financial Services Group dilaporkan meningkatkan kepemilikan saham Coinbase sebesar 39,4%, sebagaimana diungkapkan melalui dokumen pengajuan Form 13F.
Peningkatan kepemilikan tersebut dinilai sebagai sinyal bahwa investor institusional masih melihat prospek jangka panjang Coinbase tetap menarik, meskipun volatilitas pasar kripto masih cukup tinggi.
Coinbase Kembangkan Infrastruktur Pembayaran Berbasis AI
Faktor lain yang menjadi perhatian investor adalah semakin besarnya peran Coinbase dalam pengembangan infrastruktur pembayaran untuk agen AI (Artificial Intelligence).
Bersama sejumlah mitra strategis, Coinbase tengah membangun sistem dompet kripto yang dirancang untuk mendukung transaksi micropayment secara otomatis dengan frekuensi tinggi.
Teknologi ini dinilai berpotensi menjadi fondasi penting bagi ekosistem AI generatif di masa depan karena memungkinkan agen AI melakukan pembayaran kecil secara efisien, sesuatu yang masih sulit dilakukan menggunakan jaringan pembayaran konvensional akibat biaya transaksi yang relatif tinggi.
Apabila implementasi teknologi tersebut berjalan sesuai rencana, Coinbase berpotensi memperluas sumber pendapatan di luar bisnis perdagangan aset kripto.
Pasar Saham AS Ikut Memberikan Dukungan
Kenaikan saham Coinbase juga terjadi di tengah penguatan pasar saham Amerika Serikat secara keseluruhan.
Pada sesi perdagangan yang sama:
- S&P 500 naik sekitar 0,6%.
- Nasdaq menguat sekitar 0,7%.
Sentimen positif ini muncul ketika investor bersiap menghadapi agenda penting, yaitu pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 28–29 Juli, yang diperkirakan akan memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat.
Baca Juga: Cara Mengatasi Keraguan Saat Setup Sudah Sesuai Rencana
Prospek Coinbase Masih Menjadi Sorotan
Secara keseluruhan, kenaikan saham Coinbase didorong oleh kombinasi sejumlah faktor yang saling mendukung. Optimisme terhadap laporan keuangan kuartal kedua, meredanya risiko geopolitik, meningkatnya akumulasi investor institusional, serta prospek bisnis baru di bidang pembayaran berbasis AI berhasil meningkatkan kepercayaan pasar.
Jika hasil laporan keuangan mampu melampaui ekspektasi analis, Coinbase berpeluang mempertahankan momentum positifnya. Sebaliknya, apabila kinerja perusahaan kembali berada di bawah perkiraan pasar, volatilitas saham COIN diperkirakan masih akan tetap tinggi dalam jangka pendek.

[…] Baca Juga: Saham Coinbase Melonjak 5%, Investor Optimistis Jelang Laporan Keuangan Q2 2026 dan Sentimen Positif… […]