Tradingan – #Industri #telekomunikasi #Indonesia #diprediksi #mengalami #lonjakan #trafik #signifikan #menjelang #masa Ramadan dan libur Lebaran 2026. Lonjakan ini diperkirakan akan mendorong optimalisasi jaringan serta potensi pertumbuhan kinerja saham emiten telekomunikasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Baca juga: Harga Emas Terbaru 2026: Analisis, Prediksi, dan Faktor Penggerak Pasar XAU/USD

Lonjakan trafik layanan data dan suara diperkirakan mencapai 20%–30% selama periode Ramadan dan libur panjang Lebaran, seiring mobilitas masyarakat yang meningkat serta kebutuhan komunikasi digital yang lebih tinggi. PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) menyatakan kesiapan infrastruktur dengan menambah kapasitas jaringan dan memperkuat kapasitas Mobile Base Transceiver Station (MBTS) termasuk teknologi 5G di koridor mudik.
Baca juga: Saham BMRI, BBCA, BBNI Melemah Sementara BBRI dan BBTN Menguat di Pasar 11 Februari 2026
📊 Kondisi Makro dan Prospek Sektor Telekomunikasi
Analis dari MNC Sekuritas menilai pertumbuhan trafik didukung oleh stabilitas makroekonomi Indonesia dengan proyeksi pertumbuhan PDB 4,9%–5,3% di 2026. Meski penetrasi fixed broadband masih di bawah 20%, pertumbuhan trafik seluler diperkirakan tetap kuat, mendorong kebutuhan belanja modal operator untuk perluasan kapasitas jaringan.
Indo Premier Sekuritas memperkirakan EBITDA agregat operator telekomunikasi tumbuh sekitar 7% YoY, didukung oleh peningkatan ARPU seluler dan belanja data yang terus meningkat.
💡 Rekomendasi Saham Telekomunikasi 2026
Berdasarkan riset makro dan dinamika permintaan trafik, beberapa saham telekomunikasi unggulan yang layak diperhatikan investor:
- EXCL (XL Axiata) – Potensi pertumbuhan trafik dan jaringan kuat
- TLKM (Telkom Indonesia) – Fundamental stabil, dominasi pasar
- ISAT (Indosat Ooredoo Hutchison) – Potensi perbaikan kinerja seiring ekspansi layanan
MNC Sekuritas menempatkan TLKM sebagai pilihan utama, dengan dukungan fundamental kuat serta peluang pertumbuhan berkelanjutan dalam monetisasi pelanggan di tahun ini.
Baca juga: Wait-for-Close Strategy: Entry Hanya Setelah Candle TutupBaca juga: Wait-for-Close Strategy: Entry Hanya Setelah Candle Tutup
Kesimpulan: Sektor telekomunikasi menunjukkan prospek positif menjelang Lebaran 2026 dengan lonjakan trafik yang kuat, didukung oleh strategi ekspansi jaringan dan optimisme pasar terhadap kinerja operator utama. Investor dapat mempertimbangkan saham sektor ini sebagai bagian dari portofolio jangka menengah hingga panjang.



