Tradingan – #JAKARTA – #Indeks #Harga #Saham #Gabungan (#IHSG) #berhasil #menguat 1,26% ke #level 8.132 #pada #perdagangan #sesi I Selasa, 10 Februari 2026, setelah sempat dibuka dalam tekanan. Penguatan ini menunjukkan adanya pembalikan tren di pasar saham Indonesia meski sebelumnya sempat berada di zona merah pada awal sesi perdagangan.
Baca juga: Pasar Kripto Mulai Stabil? Outflow Menyusut ke US$187 Juta Menurut Laporan CoinShares

Pada perdagangan pagi hingga siang hari, aktivitas pasar tetap tinggi dengan volume perdagangan mencapai sekitar 25 miliar lembar saham dan nilai transaksi mencapai Rp11,8 triliun. Frekuensi perdagangan juga tergolong padat, yaitu sekitar 1,4 juta kali transaksi, menunjukkan minat investor yang kuat di pasar modal Indonesia pada awal pekan ini.
Dari sisi kapitalisasi pasar, IHSG tercatat berada di angka Rp14,7 triliun, menandakan likuiditas pasar yang relatif besar. Dari total saham yang diperdagangkan, 595 saham mencatatkan penguatan, sementara 136 saham mengalami penurunan, dan 227 saham stagnan atau tidak bergerak signifikan selama sesi I.
Baca juga: Euro Menguat ke Atas 1,1860 terhadap Dolar AS, Harapan Pemangkasan Suku Bunga The Fed Dorong EUR/USD
Saham Pencetak Kinerja Terbaik (Top Gainers)
Beberapa saham mengalami lonjakan signifikan pada sesi pagi hingga siang hari, di antaranya:
- Vastland Indonesia (VAST) melonjak hingga 32,28%,
- Lotte Chemical Titan (FPNI) naik 25,00%,
- dan Ifishdeco (IFSH) yang menguat 24,90%.
Saham dengan Penurunan Signifikan (Top Losers)
Namun demikian, tidak semua saham berada dalam tren positif. Beberapa saham terbesar yang mengalami koreksi pada sesi perdagangan ini antara lain:
- Insight Investments Management (XILV) turun 14,88%,
- Indo Premier Investment Management (XIFE) melemah 10,38%,
- dan Indonesia Prima Property (OMRE) turun hampir 9,85%.
Pergerakan Sektoral IHSG
Penguatan IHSG juga tercermin di beberapa sektor utama. Sektor energi menguat sekitar 2,24%, sektor siklikal naik 2,10%, dan sektor non-siklikal menguat 0,86%. Tak ketinggalan, sektor keuangan turut menunjukkan kenaikan kuat sekitar 1,47% di sesi I ini.
Analisis Sentimen & Kondisi Pasar
Penguatan IHSG terjadi di tengah kondisi pasar yang masih dinamis setelah beberapa hari sebelumnya IDX sempat berada di bawah tekanan sentimen global maupun domestik, termasuk kekhawatiran pasar terkait laporan lembaga pemeringkat dan kekhawatiran investor asing yang memantau fundamental pasar modal Indonesia.
Secara umum, pergerakan indeks saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan reaksi positif dari pelaku pasar terhadap kombinasi sentimen global yang membaik dan aktivitas perdagangan yang kuat. Investor kini diminta waspada terhadap kemungkinan resistance di level psikologis terdekat dan level support jika terjadi pembalikan tren kembali.
Baca juga: Apakah Pemulihan Harga Solana Akan Menantang? Sinyal On-Chain Terbaru untuk SOL
Dengan penguatan yang terjadi pada sesi I, pelaku pasar berharap momentum positif ini dapat berlanjut hingga sesi II dan pada perdagangan berikutnya, seiring dengan meningkatnya optimisme investor terhadap stabilitas pasar modal Indonesia di tengah kondisi ekonomi global yang terus berkembang.




[…] Baca juga: IHSG Menguat 1,26% ke Level 8.132 di Sesi I: Data Transaksi, Saham Gainers & Losers, dan Sentime… […]