Fundstrat Prediksi Koreksi Bitcoin Awal 2026, Harga Berpotensi Turun ke US$60.000


Tradingan – #Prospek #jangka #panjang #Bitcoin #masih #kerap #digambarkan #cerah #dalam #diskusi #publik. Namun, di balik optimisme tersebut, lembaga riset pasar Fundstrat Global Advisors justru menyampaikan pesan kehati-hatian kepada klien internalnya. Meski salah satu pendirinya, Tom Lee, secara terbuka masih yakin Bitcoin berpeluang mencetak rekor harga tertinggi baru, panduan internal Fundstrat menunjukkan pandangan yang lebih konservatif untuk awal 2026.

Baca juga: OJK Terbitkan Whitelist Pedagang Kripto Berizin 2026, Ini Daftar Resmi Platform Aset Keuangan Digital di Indonesia

Fundstrat Prediksi Koreksi Bitcoin Awal 2026, Harga Berpotensi Turun ke US$60.000

Dalam analisis terbarunya, Fundstrat memperkirakan Bitcoin berpotensi memasuki fase koreksi yang cukup berarti. Harga aset kripto terbesar di dunia ini diproyeksikan bisa turun ke kisaran bawah hingga menengah US$60.000 sebelum kembali menemukan pijakan yang lebih stabil. Perbedaan sikap antara optimisme publik dan kehati-hatian internal ini mencerminkan dinamika yang lazim terjadi pada fase akhir siklus pasar.

Koreksi Strategis, Bukan Awal Pasar Bear

Fundstrat menegaskan bahwa potensi penurunan harga Bitcoin tidak dimaknai sebagai awal dari pasar bearish berkepanjangan. Sebaliknya, koreksi tersebut dipandang sebagai “reset taktis” yang dipicu oleh tekanan makroekonomi global yang semakin meningkat.

Baca juga: Lonjakan Burn Shiba Inu 3,9 Juta Persen: Akankah SHIB Bangkit Menuju $0.000010?

Beberapa faktor utama yang menjadi sorotan antara lain pengetatan likuiditas global, ketidakpastian kebijakan moneter, serta menurunnya selera investor terhadap aset berisiko. Kombinasi faktor-faktor ini dinilai dapat membebani pasar kripto seiring memasuki tahun baru.

Selain itu, volatilitas juga menjadi perhatian utama. Fundstrat mencatat adanya potensi lonjakan volatilitas akibat jatuh tempo (expiry) kontrak opsi dalam jumlah besar, baik untuk Bitcoin maupun Ethereum. Kondisi ini berisiko memperbesar fluktuasi harga dalam jangka pendek dan menekan Bitcoin sebagai aset kripto utama.

Ethereum dan Altcoin Ikut Tertekan

Pandangan hati-hati Fundstrat tidak hanya terbatas pada Bitcoin. Ethereum, aset kripto terbesar kedua, juga diproyeksikan mengalami tekanan. Secara internal, Fundstrat melihat harga Ethereum berpotensi bergerak mendekati level US$2.000 pada paruh pertama 2026.

Sementara itu, altcoin berkarakter beta tinggi seperti Solana dinilai lebih rentan jika kondisi pasar global semakin ketat. Dalam skenario tekanan lanjutan, aset-aset ini berpotensi mengalami volatilitas yang lebih ekstrem dibandingkan Bitcoin dan Ethereum.

Meski demikian, Fundstrat tidak menilai level harga tersebut sebagai ancaman serius bagi struktur pasar kripto. Justru, area koreksi ini dianggap sebagai zona akumulasi potensial bagi investor jangka panjang setelah volatilitas mereda dan struktur pasar kembali terbentuk.

Optimisme Jangka Panjang Tetap Terjaga

Di balik proyeksi koreksi jangka pendek, Fundstrat tetap mempertahankan pandangan positif terhadap prospek jangka panjang Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan. Menurut mereka, koreksi tajam sering kali menjadi prasyarat bagi reli yang lebih sehat dan berkelanjutan, khususnya dalam pasar siklikal seperti kripto.

Fundstrat menekankan pentingnya disiplin dan kesabaran investor dalam menghadapi fase tekanan pasar. Paruh kedua 2026 dinilai berpotensi menghadirkan lingkungan yang lebih stabil, membuka peluang bagi tren kenaikan baru seiring membaiknya kondisi makro dan sentimen pasar.

Pandangan ini pada akhirnya sejalan dengan optimisme Tom Lee di ruang publik, meski jalur menuju potensi kenaikan tersebut diperkirakan tidak akan mulus.

Baca juga: Ethereum Foundation Ungkap Strategi Atasi State Bloat: Ancaman Baru bagi Desentralisasi Jaringan Ethereum

Respons Komunitas Kripto

Reaksi komunitas kripto terhadap perbedaan pandangan ini cenderung beragam namun pragmatis. Banyak pelaku pasar menilai perbedaan antara narasi publik dan strategi internal sebagai praktik umum di kalangan institusi keuangan besar. Optimisme dibutuhkan untuk menjaga sentimen pasar, sementara kehati-hatian menjadi kunci dalam melindungi modal.

Sebagian trader bahkan memadukan kedua pandangan tersebut, dengan keyakinan bahwa pasar masih berpeluang menguat dalam jangka pendek sebelum akhirnya memasuki fase koreksi yang lebih dalam.

One Reply to “Fundstrat Prediksi Koreksi Bitcoin Awal 2026, Harga Berpotensi Turun ke US$60.000”

Tinggalkan Komentar

Copyright © 2025 Tradingan.com | Theme by Topoin.com, powered Aopok.com, Sponsor Topbisnisonline.com - Piool.com - Iklans.com.