Tradingan – #Bitcoin #kembali #berada #pada #level #kritis #setelah #turun di #bawah #level #support #psikologis US$70.000, #menandai #tekanan #jual #yang #kuat dan #membuka risiko penurunan tajam lebih jauh. Dalam analisis teknikal terbaru, aksi harga BTC menunjukkan potensi breakdown yang lebih dalam, dengan pola bearish yang bisa mendorong harga turun hampir 37% menuju level sekitar US$51.511. Meskipun para whale masih berupaya menahan penurunan dengan akumulasi besar, dinamika pasar saat ini menunjukkan fase krusial bagi investor dan trader yang harus memperhatikan level support dan resistance penting untuk memahami arah selanjutnya.
Baca juga: Mental Framework Trader Profesional vs Trader Amatir

Bitcoin telah memasuki fase krusial setelah koreksi terbaru yang menyeret harga mendekati level US$70.000. Jika dilihat dari sudut pandang makro, pergerakan ini memperlihatkan risiko penurunan yang lebih tinggi bagi BTC. Beberapa indikator on-chain dan teknikal sekarang selaras dengan pandangan bearish. Namun, para holder besar terlihat aktif mengakumulasi, berusaha memperlambat atau membalikkan tren yang sedang berkembang ini.
Bitcoin Kehilangan Support Besar di On-Chain
Untuk pertama kalinya sejak September 2023, Bitcoin turun di bawah True Market Mean. Metrik ini mencerminkan rata-rata biaya dasar dari pasokan yang beredar secara aktif. Ketika diperdagangkan di bawahnya, hal itu menandakan melemahnya keyakinan para pelaku pasar serta menandai terjadinya pergeseran struktural dalam perilaku pasar. Kehilangan penopang ini menegaskan kerusakan yang sudah mulai terbentuk sejak akhir November. Dari sudut pandang menengah, Bitcoin kini terjebak dalam koridor valuasi yang lebih lebar. Momentum naik semakin melemah, sementara tekanan turun terus bertambah di berbagai timeframe.
Baca Juga: Fear of Missing Confirmation: Takut Entry Karena Menunggu Terlalu Sempurna
Jika turun lebih dalam, harga Realized Price di sekitar US$55.800 adalah level historis di mana modal jangka panjang biasanya kembali masuk. Sementara itu, di sisi atas, True Market Mean sekitar US$80.200 kini berubah menjadi resistance. Kondisi ini membatasi potensi pemulihan harga dan meningkatkan kemungkinan eksplorasi ke level penurunan lebih lanjut.
Prospek Makro Bitcoin Nampaknya Isyaratkan Koreksi 37%
Kelemahan struktural ini sejalan dengan pola bearish makro yang terlihat pada grafik. Bitcoin saat ini bergerak turun dari pola Head and Shoulders yang telah terbentuk selama beberapa bulan. Pola ini memiliki proyeksi penurunan sekitar 37%, mengarah ke US$51.511 jika terwujud sepenuhnya. Penurunan tajam 20% dalam sepekan terakhir telah mempercepat breakdown ini. Tekanan jual yang deras menegaskan penembusan garis leher pola tersebut, sehingga memberikan momentum bearish yang lebih kuat. Pergerakan seperti ini sering kali diikuti oleh penurunan lanjutan karena posisi long yang terjebak mulai terbuka.
Support penting berikutnya di bawah US$70.000 berada di level US$68.072. Jika level ini hilang, maka proyeksi bearish dapat terkonfirmasi. Bila terjadi penembusan yang tegas, hal ini kemungkinan memicu likuidasi tambahan, meningkatkan volatilitas, serta mempercepat pergerakan harga menuju level struktural yang lebih rendah.
Whale BTC Masuk untuk Menyelamatkan
Walaupun sinyal bearish semakin banyak, para crypto whale Bitcoin tetap aktif mencoba menahan penurunan lebih lanjut. Alamat yang memegang antara 10.000 hingga 100.000 BTC telah menambah lebih dari 50.000 BTC hanya dalam waktu empat hari. Jika dihitung dengan harga sekarang, akumulasi ini bernilai lebih dari US$3,58 miliar. Perilaku ini terlihat sebagai positioning strategis, bukan sekadar trading spekulatif. Holder besar biasanya mengumpulkan aset pada masa-masa ketakutan, terutama setelah terjadinya koreksi tajam. Bitcoin turun di bawah US$75.000 nampaknya sudah menjadi zona entry yang menarik untuk modal jangka panjang.
Jika akumulasi dari para whale berlanjut, tekanan jual bisa terserap dan harga jadi lebih stabil. Secara historis, aktivitas seperti ini sering mendahului rebound jangka pendek. Namun, pengaruh yang bertahan lama tetap bergantung pada sentimen pasar secara luas dan apakah tekanan jual ritel bisa mereda.
Harga BTC Hampir Tembus di Bawah US$70.000
Harga Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$69.500 pada waktu publikasi setelah penurunan mingguan sebesar 20%. Untuk saat ini, BTC belum menutup candle harian di bawah support psikologis US$70.000. Level ini sebelumnya berfungsi sebagai zona permintaan dalam beberapa koreksi terakhir, sehingga menjadi titik penting untuk kestabilan harga jangka pendek.
Baca Juga: Psikologi “Hampir Profit”: Efek Mental Setelah TP Kena Dikit
Dari sudut pandang jangka pendek, risiko penurunan masih terasa tinggi. Breakdown di bawah US$68.442 kemungkinan memicu tekanan jual yang lebih kuat. Jika itu terjadi, Bitcoin bisa melemah ke US$65.360. Jika support itu ditembus, BTC berpotensi turun lebih jauh menuju US$62.893. Di sisi lain, akumulasi whale bisa mempengaruhi arah harga. Jika Bitcoin berhasil bertahan di kisaran US$70.000, maka aset ini bisa mengalami rebound menuju US$75.000. Jika Bitcoin berhasil merebut level ini menjadi support, maka skenario bearish dalam waktu dekat akan batal dan jalan menuju US$80.000 akan terbuka lagi jika momentum semakin kuat.



