mengetahui Struktur Pasar Trading Forex sebagai wawasan untuk
kedepannya. Sebagai bahan perbandingan, mari kita coba untuk mengkaji
pasar yang telah akrab dengan para trader yakni pasar saham. Pasar saham
terpusat dan setiap transaksi harus melewati bursa (exchange),
sedangkan pasar forex terdesentralisasi.
Apa maksudnya
terdesentralisasi? secara harfiah, sebuah sistem desentralisasi adalah
suatu sistem yang membutuhkan banyak pihak untuk mencapai keputusan.
Dalam sistem terdesentralisasi, tidak ada otoritas terpusat tunggal yang
membuat keputusan, melainkan atas nama semua pihak. Dengan demikian, di
pasar forex, tidak ada harga tunggal dalam suatu mata uang. Hal ini
membuat pasar forex sangat digemari. Pasar sangat besar dan kompetisi
begitu sengit. Meskipun pasar forex terdesentralisasi, namun Para
peserta di pasar Forex tetap terorganisir. Untuk lebih memahami apa yang
kita maksud, berikut adalah ilustrasinya :

Pada
bagian paling atas pasar forex adalah pasar antarbank. Terdiri dari
bank-bank terbesar di dunia dan beberapa bank yang lebih kecil yang
bertrading antar satu sama lain, harga di pasar interbank ini kemudian
ditampilkan melalui Layanan brokering Elektronik (EBS) atau Reuters
Dealing 3000 Matching-Spot. EBS dan Reuters Dealing 3000 Matching Spot
mirip dengan Coca-cola dan Pepsi, mereka menyediakan produk yang sama
dengan perbedaan tipis-tipis saja. Untuk plaform EBS, EUR/USD, USD/JPY,
EUR/JPY, EUR/CHF, dan USD/CHF lebih liquid. Sementara itu, untuk
platform Reuters, GBP/USD, EUR/GBP, USD/CAD, AUD/USD, dan NZD/USD-lah
yang lebih liquid.
Di bawahnya barulah ada hedge fund,
perusahaan, market maker eceran, dan ECN eceran. Perusahaan-perusahaan
ini tidak bisa bertransaksi forex secara langsung di pasar interbank,
melainkan harus melewati bank-bank besar tadi dulu. Ini berarti bahwa
biaya trading mereka sedikit lebih tinggi dan lebih mahal daripada
bank-bank besar yang merupakan bagian dari pasar antarbank. Pada bagian
paling bawah adalah trader forex eceran seperti kita. Dulu sangat sulit
bagi kita orang kecil untuk terlibat di pasar forex, namun berkat
munculnya internet, perdagangan elektronik, dan broker ritel, hambatan
sulit untuk masuk dalam trading forex semuanya hilang bagaikan tergerus
oleh ombak laut. Sumber : http://www.seputarforex.com



