Metode Trading Price Action


Banyak
trader forex yang cenderung mencoba menganalisa beberapa variabel dalam waktu
yang bersamaan, terutama trader yang belum memiliki sebuah metode dan strategi
tertentu untuk diterapkan dalam trading sehari-hari. Sering mereka
menggabungkan beberapa indikator teknikal sekaligus, melihat beberapa pasangan
mata uang dalam berbagai time frame serta membaca perkembangan berbagai berita
fundamental. Cara seperti ini jelas tidak efektif. Mereka bermaksud memahami
pergerakan harga pasar dengan cakupan yang terlalu luas sehingga membingungkan
dan cenderung untuk over-analysis.

Artikel ini berhubungan dengan konsep ‘spesialisasi’ dalam trading forex,
dimana metode price action adalah salah satu bagiannya. Trader forex adalah
sebuah profesi, dan seperti halnya profesi lain pada umumnya, spesialisasi
selalu lebih menguntungkan. Dokter umum banyak dijumpai dan bagi yang beruntung
penghasilannya bisa sangat baik, tetapi dokter spesialis yang lebih langka dari
dokter umum sudah barang tentu akan mendapatkan penghasilan lebih baik karena
mereka menguasai bidang spesial yang tidak dimiliki oleh dokter umum. Seorang
trader forex yang mempunyai metode tertentu yang telah teruji adalah spesialis
dalam trading.

Keuntungan metode price action
Keuntungan utama metode trading price action adalah metode ini bisa digunakan
dengan sederhana. Kita hanya perlu fokus pada pola pergerakan harga pasar apa
adanya serta level-level support dan resistance. Indikator teknikal sangat
minim digunakan, biasanya hanya indikator moving average untuk konfirmasi.
Metode price action bisa diterapkan pada seluruh pasangan mata uang dan time
frame trading yang digunakan biasanya daily atau 4-hour. Jika pada salah satu
time frame tersebut telah terbentuk formasi dalam setup price actionnya, maka
tidak harus diperbandingkan lagi dengan time frame yang lebih besar ataupun
yang lebih kecil. Dengan terbiasa menggunakan metode price action secara
disiplin dalam trading, trader tidak akan ragu ketika hendak membuka posisi karena
sinyal trading yang dihasilkan biasanya cukup valid.

Contoh penerapan metode price action
Berikut dicontohkan metode trading dengan price action pada EUR/JPY daily.
Anda bisa mengembangkan metode price action dengan strategi Anda sendiri,
terutama dalam menentukan entry dan exit point serta risk/reward ratio. Disini
dicontohkan EUR/JPY karena pasangan mata uang ini cukup populer, likuid dan
bisa diprediksi (predictable).
Pertama kali adalah menentukan kondisi pasar, trending atau ranging (sideways)



Setelah
diketahui kondisi pasar sedang uptrend, kemudian kita menentukan level-level
kunci support dan resistance:





Kita gunakan indikator exponential moving average (ema) 8 dan ema 21
sebagai konfirmasi setup price action yang terbentuk. Seperti diketahui
dalam setup price action terdapat pin bar, fakey bar dan inside bar.
Dalam chart EUR/JPY ini tampak setup fakey bar oleh penolakan
(rejection) dari ema8 sebagai level support dinamis, dan jika setup ini
benar (terkonfirmasi) harga akan bergerak sesuai arah uptrend.

Ciri utama formasi fakey bar
terdiri dari inside bar, diikuti oleh bar ‘false break’ yang terbentuk
dan ditutup pada level range inside bar. Entry point untuk posisi buy
bisa ditentukan saat level atas inside bar ditembus, sedang level stop
loss ditetapkan pada level low dari formasi fakey bar (yang ‘false
break’ )

 



Akhirnya kita tentukan risk/reward ratio. Bisa 1:1 atau 1:2 sesuai
dengan strategi money management yang telah kita sepakati. Kita juga
bisa memaksimalkan profit dengan menggunakan fasilitas trailing stop, teknik averaging ataupun pyramiding.

Tinggalkan Komentar

Copyright © 2025 Tradingan.com | Theme by Topoin.com, powered Aopok.com, Sponsor Topbisnisonline.com - Piool.com - Iklans.com.