Tradingan.com – Support dan resistance adalah konsep dasar yang wajib dipahami para Trader dalam melakukan analisis teknikal. Kedua level ini menjadi acuan penting dalam analisis teknikal karena sering kali menjadi titik balik pergerakan harga aset.
Apa Itu Support dan Resistance?
Sebelum mempelajari lebih dalam tentang tips mudah menentukan support dan resistance, kamu perlu memahami apa itu support dan resistance:
- Support adalah level harga di mana tekanan beli lebih kuat dari tekanan jual, sehingga harga cenderung memantul naik.
- Resistance adalah level di mana tekanan jual lebih besar, menyebabkan harga tertahan atau berbalik turun.
Secara sederhana, support bisa dianggap sebagai “lantai” yang mencegah harga jatuh lebih jauh, sedangkan resistance berfungsi sebagai “atap” yang membatasi kenaikan harga.
Baca Juga: Apa Penyebab Trading Crude Oil Sangat Menguntungkan?
Mengapa Support dan Resistance Penting dalam Analisis Teknikal?
Ilustrasi Support dan Resistance (Sumber: Freepik/Freepik)
Menentukan level support dan resistance sangat krusial dalam strategi trading. Berikut dua alasan utama mengapa trader harus memahami konsep ini:
1. Mengukur Psikologi Pelaku Pasar
Setiap level support dan resistance terbentuk karena reaksi psikologis trader terhadap harga tertentu. Saat harga mendekati support, banyak trader mulai membeli karena menganggap harga sudah cukup murah. Sebaliknya, saat harga mencapai resistance, trader cenderung menjual untuk mengamankan keuntungan.
2. Memberi Sinyal Tren Perubahan Harga
Support dan resistance dapat digunakan untuk mengidentifikasi tren pasar:
- Jika harga menembus resistance, ini bisa menjadi indikasi tren bullish akan berlanjut.
- Jika harga menembus support, tren bearish bisa semakin kuat.
Dengan memahami level ini, trader bisa menentukan kapan harus masuk atau keluar dari pasar untuk memaksimalkan profit.
Cara Menentukan Support dan Resistance bagi Pemula
Bagi pemula, menemukan support dan resistance bisa terasa rumit. Namun, dengan metode berikut, kamu bisa mengidentifikasinya dengan lebih mudah.
1. Perhatikan Tren Harga
Langkah pertama adalah melihat tren harga aset:
- Jika harga cenderung naik, cari support di level harga rendah sebelumnya.
- Jika harga cenderung turun, cari resistance di level harga tinggi sebelumnya.
Menentukan tren harga membantu trader mengantisipasi titik koreksi dan kelanjutan tren dengan lebih akurat.
2. Gunakan Level Support dan Resistance Sebelumnya
Melihat histori harga sangat penting. Level yang pernah menjadi support atau resistance di masa lalu cenderung tetap relevan di masa depan. Misalnya, jika harga suatu aset terus bertahan di angka Rp10.000 sebelum naik lebih tinggi, maka level tersebut bisa menjadi support kuat.
3. Manfaatkan Indikator Teknikal
Untuk meningkatkan akurasi dalam menentukan support dan resistance, gunakan indikator teknikal seperti:
- Moving Average (MA): Menunjukkan rata-rata pergerakan harga, bisa berfungsi sebagai support atau resistance dinamis.
- Bollinger Bands: Membantu mengidentifikasi batas atas (resistance) dan batas bawah (support) dalam pergerakan harga.
- Fibonacci Retracement: Digunakan untuk mencari level support dan resistance berdasarkan rasio retracement harga.
Dengan kombinasi analisis manual dan indikator teknikal, trader dapat mengidentifikasi level-level penting dengan lebih presisi.
Mulai Perjalanan Tradingmu dengan Strategi yang Tepat!
Menentukan support dan resistance adalah skill dasar yang harus dikuasai setiap trader. Dengan pemahaman yang tepat, kamu bisa lebih percaya diri dalam mengambil keputusan trading.
[…] Baca Juga: Cara Ampuh Menentukan Support dan Resistance […]