- Lakukan order pada
momentum yang tepat sesuai dengan signal trading teknis yang Anda peroleh. Kapan
momentum yang tepat itu datang? Sesuai dengan pengalaman, signal teknis dapat
diperoleh dengan menggunakan indicator seperti Parabolic Sar, MA, MACD, atau Relative
Strength Index (RSI). http://stfxpcm.blogspot.co.id/2016/03/rahasia-trading-10-pip-dengan-indikator.html - Lot Kecil adalah Berkat, Lot Besar
adalah Kutukan. Keputusan order dilakukan saat ada momentum dan signal, tetapi
bukan sekedar order. Ketika order gunakan ukuran lot yang relative kecil
(sesuaikan dengan dana yang Anda sediakan). Mengapa harus lot relative kecil?
Bukankah profitnya juga akan kecil? Kalau membuka order dengan lot kecil,
profitnya memang akan kecil, tetapi dari sisi psikologi, seorang trader merasa
lebih aman, kurang tertekan secara psikologis bila terjadi floating negative. Selain itu, bila trader membuka order dengan
lot relatif kecil, ketika terjadi floating negative bahkan dalam waktu yang relative
lama pun margin bebas kita masih cukup, bertahan terhadap floating yang negative
tersebut, dan bisa terhindar dari margin call. Profit yang diperoleh akan
kecil, tetapi bila profit itu diakumulasi, dalam jangka panjang, profit akan
menjadi banyak juga. - Jangan Panik. Setelah kita menekan
tombol OK waktu kita order, itu artinya kita menyerahkan uang kita ke pasar
untuk bekerja. Ketika baru masuk saja kita sudah memperoleh yang floating negative.
Itu harus diterima dulu, bahwa pasti negative, waktu kita masuk ke pasar.
Bahkan bisa tambah negative terus. Dan ini bisa membuat seorang trader tidak
sabar untuk menonton kenyataan itu. Ini membuat trader bahkan tambah panic, cemas,
jangan-jangan dana habis dimakan pasar. Rasa panik inilah yang harus
diminimalisir. Caranya adalah, waktu order gunakan lot yang relatif kecil dan
sesuaikan dengan signal indicator teknis yang sudah diperoleh. Kalau sudah order
sesuai dengan signal teknis RSI tadi mengapa harus panik? Kalau pasarnya masih
bergerak tidak sesuai dengan prediksi anda berdasarkan signal Anda, biarkan
saja dia bergerak. Yakinlah bahwa, pasar akan berbalik arah, dan bahkan closing
positif.Bagaimana kalau tidak kembali ke positif? Artinya terus
negatif hingga free margnin habis, dan kena margin call? Itu kalau seandainya. Kemungkinan
itu kecil sekali bila order sesuai dengan prediksi, dan menggunakan money
management yang baik. Kenyataannya, kalau suatu mata uang sudah sangat menguat
atau naik tinggi pasti akan melemah, turun. Kalau order di saat harga sudah
sangat tinggi pasti akan turun juga, dan sebaliknya. Intinya di sini adalah
bersabar untuk menunggu. Banyak trader tidak sabar di sini. Ketika ordernya negatif
dia segera ambil keputusan untuk closing
dan buka order baru tanpa memperhatikan signal lagi. Kalau seperti ini terus
maka cepat atau lambat dana pasti habis. Dan ketika dana sudah habis baru kaget
dia. Yang ada hanya menyesal, dan menyesal. Kalau rasa sesal itu karena
kesalahan sendiri tidak masalah, tetapi bagaimana kalau rasa sesal itu
ditumpahkan kepada orang lain?
Forex adalah sebuah bisnis yang sangat baik namun harus dijalankan dengan penuh
perhitungan, gunakan strategi yang unik untuk memperoleh prorfit yang maksimal.

