![]() |
| Pola 1 candle |
mengetahui Apa itu Candlestick, kini kita bahas tentang Single Candlestick
pattern atau pola satu candle. Walaupun hanya melihat sebuah candle, kita tetap
bisa mengetahui apakah yang sedang terjadi di pasar, pihak mana yang lebih menguasai
situasi saat ini, apakah pihak bull atau bear ?
umum ada 5 bentuk pola satu candle, yang dapat menjadi indikasi bahwa
pergantian arah(reversal) akan segera terjadi. Berikut adalah,
5 bentuk pola
satu candle(Single Candlestick pattern)
1=> Doji
adalah bentuk pola satu candle yang harga pembukaan(Open Price) dan harga
penutupan(Close Price) nya sama atau relatif sama(sangat tipis). Kata kunci :
Open Price = Close Price.
Doji merupakan gambaran dari kebingungan para pelaku pasar. Candle Doji
merupakan hasil dari pertarungan antara pihak buyer(bull) dan seller(bear) yang
berakhir dengan hasil imbang. Secara umum ada 5 bentuk candle Doji yaitu : normal
Doji, long-legged Doji, dragonfly Doji, gravestone Doji, dan fourprice Doji.
![]() |
| 5 bentuk candle Doji |
Doji ketika pasar sedang sideway dianggap tidak signifikan, namun Doji yang
muncul disaat pasar sedang trending adalah sebuah sinyal tentang hilangnya
minat para pelaku pasar untuk melanjutkan trend, atau dapat diartikan bahwa
reversal akan segera terjadi.
2=> Spinning
tops(gangsing)
tops adalah salah satu pola satu candle yang bentuknya mirip seperti sebuah
gangsing(mainan anak-anak). Candle spinning tops memiliki bayangan atas dan
bawah yang panjang serta Real Body yang pendek. Kata kunci : shadow atas dan
bawah panjang & real body pendek.
bagian atas menandakan bahwa pihak bear aktif melakukan aksi jual selama sesi
berlangsung, sedangkan shadow bagian bawah menandakan bahwa pihak bull aktif
melakukan aksi beli selama sesi berlangsung. Sedangkan real body yang pendek,
apapun warna akhirnya tidak menentukan pihak mana yang menang selama
pertarungan, namun lebih kepada gambaran bahwa baik pihak bull maupun bear sama
kuatnya.
![]() |
| Candle Spinning tops |
Spinning tops terjadi saat up trend(bullish) , maka itu menandakan bahwa minat
buyer untuk melakukan aksi beli telah berkurang, sebagian buyer mungkin mulai melakukan
profit taking sementara sebagian lain memilih untuk tidak menambah posisi buy
mereka. Sebaliknya, Jika Spinning tops terjadi saat down trend(bearish) , maka
itu menandakan bahwa minat seller untuk melakukan aksi sell telah berkurang,
sebagian seller mungkin mulai melakukan profit taking sementara sebagian lain
memilih untuk tidak menambah posisi sell mereka. Jadi spinning tops juga dapat
menandakan bahwa trend dalam waktu dekat dapat berubah arah.
3=> Marubozu
adalah pola satu candle yang bentuknya tidak memiliki shadow sama sekali atau
hanya sedikit sekali(hampir tidak ada). Marubozu ada dua jenis yaitu Marubozu
hitam dan Marubozu putih, terdengar seperti zetsu hitam dan zetsu putih
musuhnya Naruto itu ya ? hahaha.
putih memiliki harga pembukaan yang sama dengan harga terrendahnya, dan harga
penutupan sama dengan harga tertingginya. Kata kunci : Open Price = Lowest
Price & Close Price = Highest Price. Disebut juga sebagai bullish Marubozu.
![]() |
| Candle Marubozu |
Marubozu hitam memiliki harga pembukaan yang sama dengan harga tertingginya,
dan harga penutupan yang sama dengan harga terrendahnya. Kata kunci : Open
Price = Highest Price & Close Price = Lowest Price. Disebut juga sebagai
bearish Marubozu.
menggambarkan terjadinya kontrol penuh oleh salah satu pihak(buyer atau seller).
Pola candle Marubozu jika searah dengan trend maka dapat dibaca sebagai
pelanjutan trend(trend continuation), sebaliknya jika tidak searah dengan trend
maka dapat diartikan sebagai pelemahan trend.
4=> Hammer
dan Hanging-man
pola Hammer(palu) dan Hanging-man(orang digantung) terlihat sama persis, namun
memiliki arti yang berbeda. Keduanya memiliki Real Body yang pendek dan shadow
yang panjang pada sisi bawah. Warna candle Hammer maupun Hanging-man tidak
berpengaruh, yang berpengaruh adalah posisi kemunculan mereka. Kata kunci : Real Body pendek & Shadow bawah panjang.
adalah pola yang muncul pada saat down trend(bearish), dan menjadi penanda
bahwa trend akan berubah arah, ibaratnya ia me-malu harga yang sebelumnya turun
agar segera naik.
![]() |
| Candle Hammer |
Hanging-man adalah pola yang muncul pada saat up trend(bullish), dan menjadi
penanda bahwa trend akan berubah arah, ibaratnya ia seperti seseorang yang
tergantung diatas tebing dan siap untuk jatuh kapan pun.
![]() |
| Candle Hanging-man |
5=> Inverted
Hammer dan Shooting Star
pola Inverted Hammer(palu terbalik) dan Shooting Star(bintang jatuh) terlihat
sama persis, namun memiliki arti yang berbeda. Keduanya memiliki Real Body yang
pendek dan shadow yang panjang pada sisi atas. Warna candle Inverted Hammer
maupun Shooting Star tidak berpengaruh, yang berpengaruh adalah posisi
kemunculan mereka. Kata kunci : Real Body pendek & Shadow atas panjang.
Hammer adalah pola yang muncul pada saat down trend(bearish), dan menjadi
penanda bahwa trend akan berubah arah, menggambarkan bahwa pihak seller tidak
mampu membuat harga yang lebih murah lagi, sehingga mengindikasikan bahwa harga
akan segera berbalik naik.
![]() |
| Candle Inverted Hammer |
Shooting Star adalah pola yang muncul pada saat up trend(bullish), dan menjadi
penanda bahwa trend akan berubah arah, ibaratnya ia seperti sebuah bintang
jatuh yang siap jatuh dengan derasnya dan mengindikasikan bahwa harga akan
segera berbalik turun.
![]() |
| Candle Shooting Star |
muncul pola satu candle(Single Candlestick pattern), kita tidak seharusnya
langsung membuka posisi dan mengincar reversal trend. Namun ada baiknya untuk
menunggu candle konfirmasi yang terjadi setelahnya, apabila arah candle
selanjutnya searah baru lah kita dapat membuka posisi, ini dilakukan untuk
meningkatkan probabilitas kesuksesan trading kita.
pembahasan tentang Pola satu candle(Single Candlestick pattern), semoga
bermanfaat bagi kita semua.








