
Forex Trading secara sederhana merupakan pertukaran atau jual beli mata
uang asing. Saat ini transaksi pertukaran atau jual-beli mata uang asing dapat
dilakukan secara online (Online Forex Trading) dengan menggunakan jasa
pialang berjangka (broker) sehingga memudahkan kita melakukan transaksi dimana
saja bahkan di rumah sekalipun.
Sebelum Anda memulai mencoba melakukan aktivitas trading online,
WAJIB bagi Anda mengenali terlebih dahulu apa saja kelebihan, kekurangan serta
resiko yang mungkin terjadi dari aktivitas trading online ini.
Kelebihan Trading Forex Online
- Pasar forex merupakan pasar
paling likuid di dunia. Transaksi yang terjadi mencapai lebih dari 6 triliun
US Dollar perhari.
- Pasar forex dikenal sebagai
pasar yang sangat potensial à Keuntungan dari dua arah (two-way opportunity). Terdapat potensi
keuntungan baik harga market naik maupun turun.
- Bisa
dilakukan secara online, dari mana saja dan kapan saja. Anda
hanya cukup memiliki gawai (HP) dan jaringan internet sudah dapat mendaftar
dan melakukan aktivitas trading online.
- Pasar global à Transaksi bisa berlangsung selama 24 jam sehari, 5
hari seminggu (senin s.d. jumat). Bagi Anda yang merupakan karyawan dan harus kerja dari
pagi hingga sore hari, maka Anda dapat melakukan trading pada malam hari.
Dan sebaliknya apabila Anda bekerja pada malam hari, maka Anda dapat
melakukan trading di pagi atau siang hari.
- Tersedia Akun
Demo yang dapat anda manfaatkan untuk latihan. Anda
dapat berlatih trading forex di real market dengan menggunakan akun demo
sehingga tidak ada resiko apabila anda mengalami loss. Anda dapat mencoba
Akun Demo (GRATIS) di Broker FBS (klik link
berikut ini).
Kekurangan dan Resiko Trading Forex Online
-

Volatilitas
yang tinggi. Pasangan mata uang yang diperdagangkan di Forex
Online tergolong sangat fluktuatif. Anda diwajibkan untuk belajar basic
trading forex serta mencoba akun demo terlebih dahulu sebelum terjun ke
dalam pasar bursa berjangka.
- Resiko
Leverage Tinggi. Leverage tinggi sebenarnya
menguntungkan karena margin yang digunakan pada setiap transaksi semakin kecil.
Namun resiko yang ”mungkin” muncul adalah secara psikologis trader pemula merasa
masih memiliki sisa modal yang banyak untuk terus membuka banyak posisi
baru. Padahal semakin banyak posisi trading maka berbanding lurus dengan semakin
tinggi resiko kerugian.
- Resiko Margin
Call (MC) dan Stop Out. Margin Call adalah peringatan dari
broker apabila ekuitas akun trading sudah tidak mencukupi untuk menahan
floating loss (kerugian) dari posisi trading yang terbuka. Apabila
floating loss terus bertambah dan Margin Anda mencapai titik dimana sudah
tidak dapat menanggung kerugian yang sedang berjalan maka secara otomatis
broker akan menutup posisi-posisi yang terbuka. Penutupan posisi ini
disebut Stop Out. Ini berarti Anda telah kehilangan seluruh modal trading
anda di pasar forex.
- Resiko
penipuan dalam bisnis Trading Forex. Sepengetahuan
Penulis, cukup banyak oknum-oknum yang berkecimpung di pasar bursa
berjangka ini untuk melakukan penipuan, baik dalam bentuk penawaran
investasi bodong berbasis trading forex, jasa titip dana bodong, dan lain
sebagainya, sehingga Anda di wajibkan untuk belajar trading forex dengan
ilmu dasar yang benar agar tidak tertipu oknum tersebut diatas.
RISK
DISCLAIMER
- POTENSI PENGHASILAN dari trading forex
adalah TAK TERBATAS, namun keuntungan
yang dapat diraih sebanding dengan RESIKO yang JUGA TAK TERBATAS. - Jangan menggunakan “UANG PANAS”
dalam aktivitas Forex Trading. Artinya jangan gunakan uang kebutuhan
sehari-hari, uang pendidikan, apalagi uang dari hasil HUTANG. - Bagi Anda yang pemula WAJIB
belajar terlebih dahulu di Akun Demo untuk menghindari resiko Stop Out. Anda
dapat mencoba Akun Demo (GRATIS) di Broker FBS (klik link berikut ini).
