Forex (Foreign
Exchange) atau Valas
(Valuta Asing) secara sederhana merupakan pertukaran atau jual beli mata uang
asing. Contoh dari forex adalah kegiatan ekspor impor barang yang melibatkan 2
buah mata uang dari negara yang berbeda. Contoh lainnya adalah pertukaran mata
uang Dollar dengan Rupiah di money changer oleh turis yang berkunjung ke
Indonesia.
Saat ini transaksi
pertukaran atau jual-beli mata uang asing dapat dilakukan secara online
(Online Forex Trading) dengan menggunakan jasa pialang berjangka (broker)
sehingga memudahkan kita melakukan transaksi dimana saja bahkan di rumah
sekalipun.
Pasar forex secara
online beroperasi 24 jam/hari dan 5 hari dalam seminggu
(senin-jumat) dengan pelaku pasar yang melakukan transaksi adalah Bank
Sentral dan Pemerintah di Dunia, Perbankan, Perusahaan Bertaraf Internasional, Institusi
Keuangan, Spekulan maupun Individu, sehingga dengan banyaknya pelaku di
pasar forex ini menyebabkan perputaran uang menjadi sangat cepat. Transaksi yang terjadi mencapai lebih dari 6 triliun
US Dollar perhari membuat uang dapat berpindah tangan dari
satu tempat ke tempat lain hanya dalam beberapa detik.

Bloomberg: Transaksi harian mencapai $6.6 T
Karena adanya
perbedaan jumlah persediaan (supply) and permintaan (demand) untuk
setiap mata uang tertentu, mengakibatkan terjadinya fluktuasi nilai mata uang
yang satu dibandingkan dengan yang lainnya. Selisih dari pebedaan nilai uang
pada suatu waktu inilah yang kemudian dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan.
Pembeli akan mendapatkan untung jika membeli mata uang pada nilai yang rendah
dan menjualnya pada saat harga mata uang tersebut naik atau dirasa cukup
tinggi.

:
Pasangan Mata Uang
Utama : (sering
pula disebut “pair mayor”) adalah mata uang suatu negara yang
dipasangkan dengan Dollar Amerika Serikat (US Dollar).
Pasangan Mata Uang
Cross (Cross Currency Pairs) : perdagangan antar mata uang mayor
non-US Dollar, namun masih memiliki likuiditas dan volatilitas yang cukup
tinggi.
Pasangan Mata Uang Eksotik : mata uang negara-negara berkembang lainnya. Kelemahan trading dengan pasangan
mata uang eksotik adalah likuiditas rendah dan spread tinggi dan, sehingga
trader forex jarang memilihnya.
SESI PERDAGANGAN FOREX
Dalam jam trading
forex, waktu pasar dibagi menjadi beberapa sesi perdagangan utama, yaitu:

Setiap tahunnya pada bulan Maret s.d. November
berlaku Daylight Saving Time (DST) yaitu peraturan yang memajukan waktu 1 jam
saat musim panas tiba. Kaitan nya DST
dengan jam trading forex adalah bergesernya waktu jam buka dan jam tutup nya
pasar dengan selisih 1 jam. Ketika DST berlaku yaitu dari bulan maret sampai
november, maka pasar akan buka hari senin jam 4 pagi, dan akan tutup di hari
sabtu jam 4 pagi. Dan ketika DST berakhir, pasar akan kembali buka hari senin
jam 5 pagi dan tutup hari sabtu jam 5 pagi.

MENGENAL KARAKTERISTIK
SETIAP PASAR
Setelah mengetahui
sesi perdagangan forex, coba perhatikan tiga karakter dari major market berikut
ini, agar Anda dapat percaya diri saat mau memasuki pasar. Dan tentu dapat
memperkuat analisa Anda.
Sesi
Asia (Tokyo)
Sesi Tokyo disebut
pula sesi Asia mengingat Tokyo adalah pusat perdagangan di Asia sebagai negara
eksportir terbesar di Asia dengan Yen sebagai mata uangnya. Beberapa
karakteristik dari sesi pasar di Tokyo, yaitu:
- Sebagian besar
pergerakan terjadi saat awal-awal perdagangan, dimana berita ekonomi
fundamental baru dirilis. - Pasar tokyo
sedikit banyak juga akan berimbas kepada pasar-pasar yang buka
selanjutnya, karena trader di Eropa dan Amerika akan melihat apa yang
terjadi sebelumnya melalui pasar Tokyo. - Pada saat-saat
tertentu likuiditas bisa menjadi sangat kecil, terlihat pada pergerakan
harga yang sangat kecil. - Umumnya pasangan
mata uang yang aktif pada sesi Asia ini adalah, JPY, CNH dan AUD.
Sesi
Eropa (London)
Pasar Eropa merupakan
sesi trading forex yang ramai, dimana ribuan pengusaha kelas dunia melakukan
transaksi perdagangan forex. Beberapa karakteristik dari sesi pasar di London,
yaitu:
- Range pergerakan harga menjadi
sangat tinggi (Volatile). - Beberapa berita penting di zona
Euro juga akan sangat mempengaruhi pergerakan harga karena ramainya
perdagangan. - Karena sesi London memiliki
waktu yang overlaping dengan pasar lainnya maka sesi trading forex ini
menjadi sangat ramai. Hal ini mengakibatkan pada likuiditas menjadi sangat
tinggi dan spreads pips menjadi lebih kecil. - Tren yang terjadi mayoritas
akan terus berlanjut hingga sesi awal pada perdagangan pasar New York. - Umumnya pasangan
mata uang yang aktif pada sesi Eropa ini adalah yang berkaitan dengan mata
uang Inggris dan Eropa seperti GBP/USD, EUR/USD, EUR/JPY, EUR/GBP, dan lain-lain.
Sesi
Amerika (New York)
New York adalah pusat
perdagangan dan bisnis di Amerika sehingga dijuluki kota yang tidak pernah
tidur. USD adalah mata uang dunia dimana lebih dari 50% transaksi mata uang dunia akan selalu
melibatkan US Dollar didalamnya. Beberapa karakteristik pasar Amerika, yaitu:
- Setelah pasar Eropa tutup, maka
likuiditas dan volatilitas juga cenderung menurun. Terutama saat sesi
siang Amerika. - Saat berita-berita ekonomi
penting US dirilis akan memiliki kekuatan yang sangat besar untuk
menggerakkan harga di pasar. Ingat lebih dari 50% perdagangan melibatkan Dollar. - Berita ekonomi dapat
menggerakkan harga pasar, mengingat semua perdagangan melibatkan Dollar. - Likuiditas tinggi dapat terjadi
pada awal perdagangan di pagi hari, karena overlaping dengan sesi Eropa. - Pada hari jumat waktu Amerika,
perdagangan akan menurun drastis, karena trader-trader Asia dan Eropa
sudah berhenti beraktivitas, dan bersiap untuk liburan akhir pekan. - Beberapa pembalikan arah tren
juga mungkin sering terjadi pada periode waktu setelah sesi siang Amerika.
Beberapa trader tidak mau membiarkan posisi terbuka untuk menghindari
hal-hal atau berita yang mungkin terjadi di akhir pekan.
Pada sesi trading
forex pada waktu Amerika, semua pasangan pair juga sangat menarik untuk
dimainkan. Hanya Anda harus ekstra perhatian kepada berita penting yang
akan keluar, karena Dollar dapat bergerak secara liar.
KAPAN
WAKTU DAN JAM TERBAIK UNTUK FOREX TRADING :
- Pada dasarnya semua sesi perdagangan
merupakan waktu terbaik untuk trading, namun umumnya trader lebih menyukai
trading pada sesi Eropa dan Amerika dikarenakan pasar memiliki volatilitas
dan likuiditas yang paling tinggi pada sesi ini, terutama pada pertengahan
minggu (Rabu, Kamis, Jumat).
KAPAN
WAKTU DAN JAM YANG KURANG COCOK UNTUK FOREX TRADING:
- Bagi pemula disarankan untuk
menghindari trading menjelang penerbitan data ekonomi penting seperti berita Nonfarm Payroll (NFP), Interest Rate
Statement (FOMC Meeting), dan berita penting lainnya. Hal ini dikarenakan
pergerakan harga cenderung abnormal dan tidak mudah diprediksi.
RISK DISCLAIMER
- POTENSI PENGHASILAN dari trading forex adalah TAK TERBATAS, namun keuntungan yang dapat diraih sebanding dengan RESIKO yang JUGA TAK TERBATAS.
- Jangan menggunakan “UANG PANAS” dalam aktivitas Forex Trading. Artinya jangan gunakan uang kebutuhan sehari-hari, uang pendidikan, apalagi uang dari hasil HUTANG.
- Bagi Anda yang pemula WAJIB belajar terlebih dahulu di Akun Demo untuk menghindari resiko Stop Out. Anda dapat mencoba Akun Demo (GRATIS) di Broker FBS (klik link berikut ini).
Referensi : futuresgalleriablog.com, seputarforex.com
