Sejarah Pasar Modal Indonesia


Tahun 1977

Bursa Efek diresmikan kembali oleh Presiden Soeharto.

Tahun 1987

Perdagangan di Bursa Efek sangat lesu. Jumlah emiten hingga 1987 baru mencapai 24 sehingga muncul Paket Desember 1987 (PAKDES 87) yang memudahkan perusahaan untuk IPO dan investor asing masuk ke Indonesia.

Tahun 1988

Paket Desember 1988 (PAKDES 88) dan beberapa kebijakan lain berdampak positif bagi pertumbuhan pasar modal serta Bursa Paralel Indonesia (BPI) mulai beroperasi.

Tahun 1989

Bursa Efek Surabaya (BES) mulai beroperasi dan dikelola oleh Perseroan Terbatas milik swasta yaitu PT. Bursa Efek Surabaya.

Tahun 1992

Swastanisasi BEJ kemudian BAPEPAM berubah menjadi Badan Pengawas Pasar Modal dan tanggal 13 Juli diperingati sebagai HUT BEJ.

Tahun 1995

Sistem otomasi perdagangan sistem komputer melalui JATS (Jakarta Automated Trading Systems).
Pemerintah mengeluarkan Undang – Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal.
Bursa Paralel Indonesia merger dengan Bursa Efek Surabaya.

Tahun 1996

KPEI (Kliring Penjaminan Efek Indonesia) didirikan. 
Logo KPEI









Tahun 1997

KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia) didirikan.
Logo KSEI

Tahun 2000

Scriptless trading system mulai diberlakukan.

Tahun 2001

LQ – 45 Futures pertama kali diperdagangkan.

Tahun 2002

BEJ mulai mengimplementasikan remote trading system.

Tahun 2004

Stock Options pertama kali diperdagangkan.

Tahun 2007

Bursa Efek Surabaya bergabung dengan Bursa Efek Jakarta dan berubah menjadi Bursa Efek Indonesia serta pasar ETF mulai dibuka.

Logo IDX






Tahun 2009

JATS Next G trading platform diluncurkan.

Tahun 2010

The Indonesia Capital Market Institute (TICMI) didirikan.
Logo TICMI

Tahun 2011

Indonesia Capital Market and Electronic Library (ICAMEL) didirikan serta DSN-MUI mengeluarkan fatwa tentang prinsip syariah pada mekanisme perdagangan saham.

Tahun 2012

Otoritas Jasa Keuangan mulai beroperasi berdasarkan Undang – Undang No. 21 Tahun 2011 serta Indonesia SIPF dibentuk.

Logo Indonesia SIPF




Tahun 2013

Implementasi penambahan jam perdagangan.

Tahun 2014

Implementasi perubahan Lot Size dan Tick Size Rule.

Tahun 2015

Peluncuran IDX Channel serta kampanye “Yuk Nabung Saham” dimulai.

Tahun 2016

Soft Re-Launching of LQ – 45 Index Futures serta penyesuaian kembali Tick Size.

Tinggalkan Komentar

Copyright © 2025 Tradingan.com | Theme by Topoin.com, powered Aopok.com, Sponsor Topbisnisonline.com - Piool.com - Iklans.com.