Harga Bitcoin yang naik turun dengan tajam memang sudah jadi pembicaraan sehari-hari para pemain bitcoin diseluruh alam semesta yang indah ini. Sesungguhnya apa saja yang menyebabkan harga bitcoin naik turun dengan tajam?

Sebagai contoh
sederhana, ketika sebuah barang, misalnya bawang merah saat ini jumlah
stocknya sebenarnya cukup banyak. Namun, dengan kabar akan adanya
kenaikan harga BBM, prediksi musim kemarau yang akan erjadi cukup
panjang serta isu ketidaktersediaan stock yang ada, maka harga bawang
merah tersebut akan naik setinggi-tingginya. Dan penyebabnya hanyalah
“sebuah berita”.
Sama halnya dengan bitcoin. Bitcoin adalah mata
uang baru yang diperkirakan mampu mengubah sistem keuangan dunia. Dari
transaksi di situs-situs jud!, T3rorisme, IS1S serta berita-berita
lainnya sampai tertangkapnya pencipta bitcoin di Australia. Bitcoin
lebih sering mendapatkan berita yang buruk.
Ketika ada kabar bahwa
ada seorang milyarder yang akan menginvestasikan sejumlah uang
konvensionalnya, dalam hal ini Dollar dan kawn-kawan, maka harga bitcoin
akan naik secara seketika. Sama halnya saat ada berita bahwa ISIS akan
menggunakan bitcoin sebagai sarana membeli senjata, inipun membuat harga
bitcoin akan merangkak naik dan akan segera diburu oleh para trader
untuk memainkan pasar.
Namun, saat bitcoin tertimpa kabar buruk,
seperti misalnya tertangkapnya Sathosi Nakamoto, sang pencipta Bitcoin
di Australia, isu ini membuat banyak pengguna bitcoin melepas bitcoinnya
secara bersamaan, akibatnya harganyapun anjlok tak terkirakan.
Sebagaiaman hukum ekonomi, semakin sedikit barang, maka arga barang itu akan naik, namun jika jumlah barang yang tersedia cukup banyak, maka harganya pun akan menurun. Hal ini juga berlaku bagi harga bitcoin. Saat ini, stock Bitcoin yang ada di dalam jaringan masih tergolong sedikit, yaitu 14,8 juta Bitcoin pada bulan November tahun 2015, Hal ini tentu berbeda jauh dengan total dollar AS yang beredar, yaitu 1,34 trilyun USD pada bulan september. Dan hal ini masih ditambahlagi dengan faktor bitcoin yang ada tidak sepenuhnya digunakan untuk transaksi oleh penggunanya. Ada lagi kasus bahwa ada sebuah hardrive yang menyimpan cukup banyak bitcoin didaamnya, namun penggunanya lupa terhadap private keynya. Hal ini jelas akan mengurangi jumlah bitcoin yang beredar. Dalam keadaan seperti ini, jika ada seseorang yang melakukan pembelian bitcoin secara besar-besaran, maka harga bitcoin akan membumbung tinggi ke langit biru,,hehe.
Keadaan dimana penjual bitcoin lebih banyak dari pada pengguna bitcoin
Secara umum, pemilik bitcoin saat ini adalah merupakan seorang pemain trading dan invest dan tidak digunakan untuk benar benar bertransaksi seperti untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari yang secukupnya. Hal ini dikarenakan memang masih sedikit toko-toko atau baik yang online maupun offline yang menerima bitcoin sebagai alat pembayaran.
Anda sebagai pemain bitcoin, mungkin bisa saja dengan mudah melakukan transaksi menggunakan bitcoin, akan tetapi tidak bagi mereka tidak mengerti sama sekali bahasa teknologi bitcoin yang cukup rumit. Inilah mengapa bitcoin masih jarang digunakan untuk bertransaksi jual beli, melainkan hanya sebagai alat investasi dan banyak sebagian orang memilih untuk berjualan bitcoin untuk mendapatkan untung dari pada menggunakannya untuk berbelanja.
Akibatnya, saat bitcoin dengan harga yang tinggi, para trader akan menjual bitcoinnya secara serentak, sehingga harganya turun drastis kembali. Situasi Panic sell dan panic Buy sering terjadi karena pandangan yang berbeda-beda sehingga ini membuat harga bitcoin memiliki tingkat fluktuasi yang sangat tinggi.
Pen!puan
Bitcoin merupakan mata uang yang memungkinkan penggunanya melakukan transaksi secara anonimus, atau tanpa identitas. Itulah mengapa terkadang bitcoin sering mendapat berita buruk seperti misalnya untuk pencucian uang hasil korupsi, jud1 dan sebagainya.
Dengan kemungkinan bertransaksi tanpa identitas layaknya di bank konvensional, penggunaan bitcoin menjadi sangat rawan akan penipuan atau scam. Banyak milyarder yang menggunakan aset mereka dalam bentuk bitcoin dengan iming-iming laba atau keuntungan yang berlipat ganda.
