Tradingan – #Dogecoin (DOGE), #meme coin #paling #ikonik di #pasar kripto, #kembali #menarik #perhatian #investor dan #analis seiring #munculnya #pola teknikal historis yang pernah memicu lonjakan harga besar di masa lalu. Dalam analisis terbaru, berbagai indikator grafik dan momentum teknikal menunjukkan sinyal yang mirip dengan fase-fase sebelum rally eksplosif sebelumnya. Artikel ini mengulas secara lengkap pola historis tersebut dan apa artinya bagi prediksi harga Dogecoin ke depan.
Baca juga: Geger Kasus Emas Digital di China: Pelajaran Penting dan Peringatan untuk Indonesia

Siapa sangka, meme coin paling iconic di dunia crypto, Dogecoin (DOGE), kembali menunjukkan sinyal teknis yang sangat langka. Analis terkenal di X, Trader Tartigrade, baru-baru ini menyoroti indikator Price Momentum Oscillator (PMO) pada chart mingguan DOGE yang sedang berada di level terendah historis.
Level seperti ini di masa lalu muncul sebelum dua rally fenomenal: sebuah kenaikan 21,000% dari 2015-2018, dan rally 800% dari 2022-2024. Nah, dengan PMO yang kembali menyentuh zona tersebut, prediksi harga Dogecoin untuk siklus ini pun mulai dibumbui optimisme. Apakah sejarah akan berulang?
Dukungan Teknikal dan Sosial yang Berbaris Rapi
Sinyal dari PMO ini bukan satu-satunya. Secara teknikal, DOGE juga sedang berkonsolidasi dalam pola falling wedge selama setahun terakhir, yang biasanya diakhiri dengan breakout ke atas. Indikator RSI mingguan sudah menyentuh level oversold di 30, yang sering menjadi tanda kelelahan penjual dan awal peralihan ke tren naik jangka panjang. MACD juga menunjukkan potensi golden cross di atas garis sinyal.
Baca juga: Harga Emas Dunia Kolaps, Saham ANTM & BRMS Ikut Menderita
Yang tak kalah panas adalah dukungan sosial. Elon Musk, sang ‘anjing penjaga’ Dogecoin, kembali memberikan konfirmasi tentang misi DOGE-1 ke bulan. Saat ditanya tentang kelancaran misi tersebut, jawabannya singkat: “Ya.” Publisitas sekelas ini bisa menjadi katalis sosial yang kuat, karena sebelumnya, eksposur dari Musk selalu diiringi aliran modal retail yang masif ke DOGE.
Bagaimana Skenario Rally Berikutnya Bisa Terjadi?
Jika semua faktor ini berpadu, skenario prediksi harga Dogecoin berikutnya bisa menarik untuk disimak. Fokus pertama adalah pada batas atas pola wedge, dengan resistensi sementara di sekitar $0.115.

Jika Support yang kuat di area ini bisa menjadi pijakan untuk breakout yang berkelanjutan. Tapi, jika breakout terjadi, DOGE berpotensi memasuki fase rally multi-tahap. Resistensi berikutnya ada di $0.28, kemudian mendekati all-time high sebelumnya di sekitar $0.48. Dengan momentum yang tepat, pergerakan hingga 610% yang menuju $0.75 untuk menjelajahi area harga baru bukanlah hal yang mustahil.
Baca juga: Rekor Saham Alphabet GOOGL di $350: Trader Meningkatkan Taruhan Long Menjelang Laporan Keuangan
Tentu, semua ini bergantung pada sentimen pasar kripto secara keseluruhan dan kemampuan DOGE untuk menembus level-level kunci. Dan jika Anda sedang mempelajari cara beli Dogecoin, pastikan melakukannya melalui exchange yang terpercaya.



