Pasar Kripto Terkapar: Bitcoin Tumbang di Bawah $90.000, Sinyal Capitulation Menguat


#Tradingan – #Pasar #kripto #sedang #mengalami #fase #capitulation atau #kepanikan #jual #yang #mendalam. Pada Selasa (18/11/2025), harga Bitcoin (BTC) sempat terjun bebas di bawah level kritis $90.000, menyentuh posisi terendah dalam tujuh bulan terakhir. Tekanan jual ini didorong oleh kombinasi sentimen hawkish The Fed, arus keluar besar-besaran dari ETF, dan kondisi likuiditas yang menipis.

Baca juga: Bybit Luncurkan LBTC On-Chain Earn Party: Cara Mint LBTC & Dapatkan Hadiah 100.000 BARD

Ringkasan Kondisi Pasar Saat Ini:

Pasar Kripto Terkapar: Bitcoin Tumbang di Bawah $90.000, Sinyal Capitulation Menguat
  • Bitcoin (BTC): Sempat menyentuh lows $89,300, sebelum sedikit pulih ke level $91,200. Secara year-to-date (YTD), kinerja BTC kini negatif.
  • Ethereum (ETH): Hampir menyentuh level $3,000.
  • BNB & Solana (SOL): Masing-masing bergerak di sekitar $910 dan $135.
  • Kapitalisasi Pasar Total: Anjlok ke $3.09 Triliun, menghapuskan pemulihan bertahap selama beberapa minggu.

Pemicu Utama: Sentimen “Risk-Off” dan Repricing Suku Bunga AS

Pasar Kripto Terkapar: Bitcoin Tumbang di Bawah $90.000, Sinyal Capitulation Menguat

Penurunan luas ini dipicu oleh penyesuaian (repricing) ekspektasi suku bunga AS yang lebih hawkish. Komunikasi terbaru The Fed telah mendorong pasar untuk menjauh dari ekspektasi pemotongan suku bunga pada Desember 2025.

“Impuls makro ini secara tidak ambigu bersifat hawkish,” tulis Timothy Misir, Head of Research di BRN. “Repricing The Fed menghapus ekspektasi pemotongan Desember, imbal hasil naik, dan aset berisiko terjual tajam.”

Probabilitas pemotongan suku bunga Desember di pasar derivatif seperti CME FedWatch Tool dan Polymarket meluncur ke zona 50%, mencerminkan keraguan investor.

Baca juga: Apakah Bitcoin Terancam Komputasi Kuantum? Analisis Ancaman, Fakta Terbaru, dan Prediksi Para Ahli

Likuiditas Menipis & Arus Keluar ETF yang Memperparah Kejatuhan

Kondisi likuiditas yang rapuh memperburuk situasi. Laporan dari Kaiko menunjukkan bahwa kedalaman pasar (market depth) Bitcoin telah turun sekitar 30% dari puncaknya tahun ini. Artinya, pasar menjadi lebih rentan terhadap volatilitas dan guncangan dari order besar.

Ditambah lagi, arus keluar dari ETF Spot Bitcoin dan Ethereum mencapai $437 juta minggu lalu. Runtuhnya level psikologis $90.000 disebut para analis sebagai “pergeseran psikologis yang signifikan” dalam sentimen pasar.

Data dari CoinGlass mengonfirmasi kepanikan ini dengan lebih dari $1 miliar posisi kripto yang dilikuidasi dalam 24 jam terakhir, dimana posisi long (beli) menyumbang lebih dari $723 juta.

Apakah Ini Sudah Jadi Titik Terendah? Sinyal On-Chain Menunjukkan Capitulation

Beberapa indikator on-chain mulai menunjukkan sinyal capitulation, yaitu fase dimana investor menyerah dan menjual aset mereka dalam keadaan panik.

  • Short-Term Holders (Pemegang Jangka Pendek): Kohort yang rata-rata membeli BTC di sekitar $94.000, kini menjual secara agresif seiring penurunan harga.
  • Penjualan Rugi-Langka: Sebanyak 31,800 BTC dikirim ke exchange dengan status realized loss, dengan sekitar 148.000 BTC terjual di bawah $100.000. Ini menunjukkan tekanan jual dari investor baru.

“Tanpa penyerapan dari ETF, permintaan spot tetap rapuh,” tambah Misir. “Pasar menunjukkan capitulation — belum tentu titik bawah struktural, tapi ini adalah tekanan yang sesuai dengan buku teks.”

Sisi Lain: Akumulasi oleh Investor Jangka Panjang

Di tengah keputusasaan, ada secercah harapan. Investor jangka panjang dengan horison investasi yang lama justru melihat ini sebagai peluang akumulasi.

  • El Salvador: Menambah 1,098 BTC dalam seminggu, total kepemilikan menjadi 7,474 BTC (senilai ~$685 juta).
  • MicroStrategy (Michael Saylor): Perusahaan ini terus menambah holding menjadi 649,870 BTC (senilai ~$48 miliar).

Meski demikian, aksi akumulasi ini tidak serta merta menetralkan tekanan jual dalam waktu nyata, melainkan membangun fondasi support struktural untuk jangka panjang.

Baca juga: Harga Dogecoin Berpotensi Turun Lagi di Tengah Tren Bearish Pasar Kripto

Pasar dalam Fase Penuh Tekanan

Pasar kripto saat ini berada dalam tahap akhir siklus capitulation. Ketakutan tinggi, likuiditas tipis, dan leverage di pasar derivatif terus meluruh. Investor disarankan untuk ekstra hati-hati dan melakukan riset mendalam (DYOR – Do Your Own Research) sebelum mengambil keputusan investasi di tengah volatilitas yang ekstrem ini.


Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan informasional dan edukasi semata. Konten ini bukan merupakan saran atau rekomendasi hukum, pajak, investasi, atau keuangan lainnya. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan investasi.

3 Replies to “Pasar Kripto Terkapar: Bitcoin Tumbang di Bawah $90.000, Sinyal Capitulation Menguat”

Tinggalkan Komentar

Copyright © 2025 Tradingan.com | Theme by Topoin.com, powered Aopok.com, Sponsor Topbisnisonline.com - Piool.com - Iklans.com.