Multi-Session Bias Strategy: Menggabungkan London & New York Session untuk Entry Optimal


#Tradingan – #Multi-Session Bias Strategy: Menggabungkan London & New York Session untuk #Entry Optimal – Dalam dunia #trading #forex maupun #kripto, waktu dan momentum adalah dua faktor kunci yang menentukan keberhasilan. Setiap sesi #pasar memiliki karakter dan dinamika tersendiri, yang jika dipahami dengan baik, dapat memberikan peluang entry berkualitas tinggi. Salah satu pendekatan yang kini semakin banyak digunakan oleh trader profesional adalah Multi-Session Bias Strategy#strategi yang menggabungkan dua sesi utama dunia, yakni #London Session dan #ew York Session, untuk menemukan titik masuk (#entry point) paling optimal.

Baca Juga: Scalping Strategy Menggunakan Micro Timeframe (1s–10s) untuk Kripto Futures

Multi-Session Bias Strategy: Menggabungkan London & New York Session untuk Entry Optimal

Memahami Karakter Setiap Sesi Pasar

Sebelum menerapkan strategi multi-sesi, trader perlu memahami perbedaan mendasar antara dua sesi besar ini:

a. London Session (14.00 – 23.00 WIB)

Sesi London adalah periode paling aktif dalam sehari. Saat pasar Eropa dibuka, likuiditas melonjak karena tumpang tindih dengan akhir sesi Asia. Pergerakan harga biasanya cepat, tajam, dan sering kali memulai tren harian baru. Banyak institutional traders mulai membangun posisi mereka di sini, sehingga arah pasar sering kali terbentuk pada sesi ini.

b. New York Session (20.00 – 05.00 WIB)

Ketika pasar Amerika Serikat dibuka, volatilitas meningkat lagi. Sesi New York sering kali memperkuat atau bahkan membalikkan arah yang telah ditetapkan oleh sesi London. Data ekonomi penting seperti NFP, CPI, atau FOMC biasanya dirilis di sini, sehingga trader perlu waspada terhadap potensi pergerakan ekstrem.

Menariknya, overlap antara dua sesi ini (sekitar pukul 20.00–23.00 WIB) adalah periode di mana volume dan momentum berada pada puncaknya. Inilah waktu emas bagi trader yang memahami cara membaca bias antar sesi.


Konsep Dasar Multi-Session Bias Strategy

Strategi Multi-Session Bias berfokus pada membaca kecenderungan arah pasar (bias) dari sesi pertama — biasanya London — kemudian menunggu konfirmasi dan peluang entry di sesi berikutnya, yakni New York.

Langkah dasarnya adalah sebagai berikut:

  1. Identifikasi Bias dari London Session
    Amati arah dominan pergerakan harga saat London dibuka. Apakah harga cenderung naik (bullish), turun (bearish), atau bergerak datar (sideways)?
  2. Tunggu Reaksi pada Pembukaan New York
    Perhatikan apakah pasar New York mengonfirmasi arah yang sama (melanjutkan) atau justru berbalik arah (reversal).
  3. Cari Entry di Zona Overlap
    Area tumpang tindih antara London dan New York menjadi momen terbaik untuk mengeksekusi posisi karena likuiditas dan volatilitasnya tinggi.

Dengan kata lain, London menciptakan arah, sementara New York mengonfirmasi atau membalikkan arah tersebut. Inilah inti dari Multi-Session Bias Strategy.

Baca Juga: Strategi “Reversal Engine” Berdasarkan Struktur Fail to Return (FTR)


Cara Menentukan Bias dari London Session

Menentukan bias tidak dilakukan secara subjektif, tetapi melalui pengamatan struktur harga dan perilaku volume. Berikut beberapa cara yang umum digunakan:

a. Perhatikan Break of Structure (BoS)

Jika harga menembus struktur sebelumnya (misalnya higher high untuk tren naik atau lower low untuk tren turun) dengan momentum kuat, maka itu menjadi indikasi awal bias.

b. Gunakan Range Asia sebagai Acuan

Sebelum London dibuka, sesi Asia biasanya membentuk range yang relatif sempit. Ketika London kemudian menembus batas atas/bawah range tersebut dengan volume besar, hal itu menandakan arah bias yang kuat.

c. Amati Candle Body dan Volume

Candle dengan body besar dan arah konsisten di sesi London sering kali mengindikasikan kehadiran pelaku besar. Semakin kuat tekanan beli atau jual di sesi ini, semakin besar peluang arah tersebut berlanjut di sesi berikutnya.

Contoh:

  • Jika London breakout bullish di atas range Asia dan bertahan di atas area tersebut, maka bias yang terbentuk adalah bullish.
  • Jika sebaliknya, terjadi penurunan tajam di bawah support Asia, maka biasnya bearish.

Entry Optimal di Sesi New York

Setelah bias terbentuk, fokus berikutnya adalah menunggu reaksi pasar saat sesi New York dimulai. Ada dua skenario umum yang bisa terjadi:

a. Continuation Setup

Jika New York melanjutkan arah yang sama dengan London, kita mencari peluang untuk masuk mengikuti tren tersebut.
Biasanya, harga akan retrace sejenak ke area discount (jika buy) atau premium (jika sell), sebelum kembali bergerak searah dengan bias London.

Langkah entry:

  1. Identifikasi area retracement (misalnya melalui Fibonacci 50%–61.8% atau Fair Value Gap).
  2. Tunggu konfirmasi berupa change of character (ChoCh) atau market structure shift di timeframe kecil (M5–M15).
  3. Entry sesuai arah bias dan targetkan previous high/low atau area likuiditas terdekat.

b. Reversal Setup

Jika New York membuka sesi dengan pergerakan yang berlawanan tajam dari bias London, ini menandakan potensi reversal.
Biasanya terjadi karena sentimen berita besar atau profit-taking institusi.

Ciri khas reversal session:

  • Penembusan cepat ke arah berlawanan disertai volume tinggi
  • Rejection keras di level penting
  • Munculnya pola double top/bottom atau engulfing candle di area likuiditas

Timeframe dan Tools Pendukung

Strategi ini paling efektif digunakan pada timeframe M15 hingga H1, karena cukup detail untuk mengamati struktur pasar tanpa terlalu banyak noise.

Beberapa alat bantu yang disarankan:

  • Session Indicator: untuk menandai waktu sesi Asia, London, dan New York
  • Liquidity Zone / Fair Value Gap (FVG): area potensial entry atau target
  • Volume Profile: melihat area akumulasi dan distribusi
  • Economic Calendar: menghindari entry di sekitar rilis data berdampak tinggi

Contoh Kasus: GBP/USD

  1. Sesi Asia membentuk range sempit antara 1.2680 – 1.2710.
  2. Sesi London melakukan breakout bullish hingga 1.2740 dan bertahan di atasnya → Bias: Bullish.
  3. Awal New York, harga retrace ke 1.2710 (mengisi Fair Value Gap).
  4. Terjadi bullish engulfing di M15 → sinyal entry buy.
  5. Target di area 1.2780 (previous high).
  6. Hasil: clean continuation dengan rasio risk-reward 1:3.

Contoh ini menunjukkan bagaimana penggabungan dua sesi bisa memberikan sinyal entry yang kuat dan terkonfirmasi.


Kelebihan dan Kekurangan Strategi

Kelebihan:

  • Menggabungkan dua sesi paling aktif di dunia → peluang pergerakan besar
  • Memberi konfirmasi tambahan antar sesi → mengurangi sinyal palsu
  • Cocok untuk day trader dan intra-day swing trader
  • Memanfaatkan pergerakan institutional yang nyata di pasar global

Kekurangan:

  • Membutuhkan disiplin waktu (karena sesi aktif di malam hari untuk trader Asia)
  • Risiko fake bias jika ada rilis berita besar
  • Kurang cocok untuk trader yang hanya aktif di pagi atau siang hari

Tips Penerapan Multi-Session Bias Strategy

  1. Gunakan manajemen risiko yang ketat.
    Meski peluang besar, volatilitas di dua sesi ini juga tinggi. Gunakan stop loss dengan logis dan hindari overtrading.
  2. Fokus pada 1–2 pair saja.
    Pair dengan volatilitas tinggi seperti GBP/USD, XAU/USD, atau EUR/USD sangat ideal untuk strategi ini.
  3. Selalu amati likuiditas dan area penting.
    Entry yang terbaik biasanya muncul di area di mana stop hunt terjadi sebelum arah utama terbentuk.

Baca Juga: Fusion Strategy: Menggabungkan Wyckoff dan Smart Money Concept (SMC)


Kesimpulan

Multi-Session Bias Strategy adalah strategi cerdas yang memanfaatkan hubungan antara dua sesi besar dunia — London dan New York — untuk mendapatkan entry dengan probabilitas tinggi.
Dengan memahami bagaimana London membentuk arah (create direction) dan New York mengonfirmasi atau membalikkan arah (confirm/reverse), trader dapat masuk pasar dengan lebih percaya diri dan efisien.

Kunci keberhasilan strategi ini bukan hanya pada pola harga, tetapi juga kesabaran menunggu konfirmasi antar sesi serta disiplin dalam manajemen risiko.
Jika diterapkan dengan konsisten, strategi ini dapat menjadi salah satu pendekatan paling efektif untuk day trading modern.

One Reply to “Multi-Session Bias Strategy: Menggabungkan London & New York Session untuk Entry Optimal”

Tinggalkan Komentar

Copyright © 2025 Tradingan.com | Theme by Topoin.com, powered Aopok.com, Sponsor Topbisnisonline.com - Piool.com - Iklans.com.